Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 9 Mar 2026 19:55 WIB

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor


					Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor. Perbesar

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

JENTERANEWS.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi secara terus-menerus memicu terjadinya bencana tanah longsor. Akibatnya, Tembok Penahan Tanah (TPT) beserta fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) Masjid Alpurqon yang berlokasi di Kecamatan Gunungguruh runtuh terbawa material longsor pada Minggu malam (8/3/2026).

Berdasarkan laporan kebencanaan dari Tagana Kecamatan Gunungguruh, Ihin Solihin, insiden tersebut terjadi pada pukul 21.00 WIB, tepatnya di Kampung Kubang Jaya RT 04/10, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi yang panjang disinyalir mengakibatkan struktur tanah di sekitar lokasi menjadi labil. Akibatnya, Tembok Penahan Tanah tak lagi mampu menahan beban curah hujan hingga akhirnya ambruk dan merusak fasilitas sanitasi masjid.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas ini mengingat kondisi sekitar masjid yang sepi saat kejadian. Meski demikian, fasilitas bangunan tersebut tercatat mengalami rusak berat (1 unit). Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil masih dalam tahap asesmen dan perhitungan oleh pihak berwenang.

Merespons kejadian ini, jajaran Tagana langsung bergerak cepat ke lokasi bencana. “Kami telah berkoordinasi lintas sektor dengan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemerintah Desa Sirnaresmi, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa guna penanganan lebih lanjut,” demikian kutipan dari laporan resmi Tagana yang bersumber dari Pemerintah Desa setempat.

Berdasarkan pantauan terkini di lapangan, semangat kepedulian masyarakat sangat patut diapresiasi. Warga setempat bersama para petugas tampak bahu-membahu bergotong royong menyingkirkan puing-puing material bangunan yang hancur agar area sekitar kembali bersih dan aman dari potensi bahaya susulan.

Guna mempercepat proses pemulihan dan mencegah longsor susulan di area tempat ibadah tersebut, terdapat sejumlah kebutuhan logistik darurat yang sangat diharapkan. Kebutuhan mendesak tersebut meliputi material bahan bangunan untuk perbaikan TPT, kawat bronjong penahan tanah, serta karung pasir pelindung.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang bermukim atau beraktivitas di sekitar lereng atau tebing yang rawan pergerakan tanah.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa

22 September 2026 - 17:40 WIB

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca