Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Mar 2026 12:54 WIB

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga di Desa Citanglar Surade, Korban Butuh Bantuan Pakaian


					Kondisi rumah warga yang ludes dilalap si jago merah di Kampung Legok Manggah RT 003/004, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pascakejadian pada Selasa (17/3/2026). Kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik ini mengharuskan satu keluarga kehilangan tempat tinggal. Perbesar

Kondisi rumah warga yang ludes dilalap si jago merah di Kampung Legok Manggah RT 003/004, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pascakejadian pada Selasa (17/3/2026). Kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik ini mengharuskan satu keluarga kehilangan tempat tinggal.

JENTERANEWS.com  — Musibah kebakaran kembali terjadi dan menghanguskan sebuah rumah warga di Kampung Legok Manggah RT 003/004, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (17/3/2026) pagi, sekitar pukul 07.15 WIB.

Berdasarkan laporan terkini yang disampaikan oleh Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Surade, Ade Budiman, pada Rabu (18/3/2026), amukan si jago merah diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting atau arus pendek listrik. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun korban luka-luka.

Meski demikian, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang cukup signifikan. Satu unit rumah dilaporkan rusak berat dan ludes terbakar. Akibatnya, satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari dua jiwa kini harus kehilangan tempat tinggal.

“Terdampak satu KK yang terdiri dari dua jiwa. Saat ini, korban telah dievakuasi dan mengungsi sementara waktu di rumah anak mereka,” ungkap Ade Budiman dalam laporan tertulisnya, Rabu (18/3/2026) pukul 11.30 WIB.

Lantaran harta benda yang ludes dilalap api, para korban kini sangat membutuhkan uluran tangan. Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah pakaian layak pakai untuk menunjang aktivitas sehari-hari para pengungsi.

Hingga berita ini diturunkan, personel Tagana Kecamatan Surade telah bersiaga di lokasi untuk melakukan pendataan dan pemantauan lebih lanjut. Namun, dilaporkan bahwa bantuan logistik maupun kebutuhan dasar dari gudang Dinas Sosial (Dinsos) setempat belum didistribusikan kepada pihak korban.

Pihak Tagana telah melaporkan kejadian ini secara resmi dan kini tengah menanti arahan serta respons cepat dari instansi terkait. Diharapkan pemerintah daerah serta relawan kemanusiaan dapat segera menyalurkan bantuan guna meringankan beban keluarga yang terdampak musibah ini.(*)


Kor: Fajar

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi