Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Mar 2026 00:38 WIB

Diduga Sedang Belajar Mengemudi, Sebuah Mobil Tabrak Pohon Mahoni di Curugkembar, Damkar Sagaranten Turun Tangan


					Tim petugas Damkar Pos Sagaranten mengamati kondisi bagian depan mobil hitam yang hancur di Curugkembar, Sukabumi. Insiden kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi yang masih belajar kehilangan kendali dan menabrak pohon. Operasi evakuasi dan pengamanan lokasi dilakukan oleh Damkar Sabtu malam. Perbesar

Tim petugas Damkar Pos Sagaranten mengamati kondisi bagian depan mobil hitam yang hancur di Curugkembar, Sukabumi. Insiden kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi yang masih belajar kehilangan kendali dan menabrak pohon. Operasi evakuasi dan pengamanan lokasi dilakukan oleh Damkar Sabtu malam.

JENTERANEWS.com – Insiden kecelakaan tunggal terjadi di depan Kantor Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (21/3/2026) malam. Sebuah mobil dilaporkan menabrak sebatang pohon mahoni setelah pengemudinya diduga kehilangan kendali. Merespons kejadian ini, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Sagaranten langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan non-kebakaran (human rescue).

Komandan Peleton (Danton) Damkar Pos Sagaranten, Supyadin, menyampaikan bahwa kejadian bermula ketika pengemudi kendaraan tersebut diduga masih dalam tahap belajar mengemudi. Karena kurangnya penguasaan medan dan kemudi, mobil mendadak oleng hingga akhirnya menghantam pohon di tepi jalan.

“Kami menerima laporan darurat dari seorang warga bernama Pak Sanud pada pukul 21.00 WIB. Laporan tersebut diterima oleh petugas kami, Iswandi Farid. Warga meminta bantuan evakuasi dan penderekan mobil yang menabrak pohon,” jelas Supyadin dalam laporan sementaranya.

Merespons panggilan darurat tersebut, Tim Damkar Pos Sagaranten segera meluncur ke lokasi kejadian. Tim tiba di depan Kecamatan Curugkembar pada pukul 21.30 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi kendaraan. Lima personel ahli diturunkan dalam operasi ini, yakni Supyadin, Yusup, Iswandi, Randi Koswara, dan Ricky Gian.

Berbekal peralatan dan kesigapan petugas, proses penderekan dan pengamanan lokasi memakan waktu sekitar satu setengah jam. Operasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 23.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam insiden lalu lintas ini. Seluruh petugas yang bertugas juga dilaporkan kembali ke pos dalam keadaan selamat. Terkait kerugian material akibat kerusakan bagian depan kendaraan, saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan pendampingan profesional saat berlatih mengemudi, serta memilih lokasi yang aman dari fasilitas publik dan lalu lintas warga.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi