JENTERANEWS.com — Nasib nahas menimpa Taman Kanak-Kanak (TK) Nusa Karya Kebun Cibungur. Bangunan yang berlokasi di RT 01/12, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi tersebut hangus dilalap si jago merah pada Senin (23/3/2026). Insiden ini diduga kuat berawal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang memicu kobaran api hingga meluluhlantakkan sebagian besar fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Warungkiara, AKP Panji Setiaji, mengonfirmasi bahwa pemicu utama kebakaran diduga berasal dari korsleting pada stop kontak yang berada di ruang gudang sekolah. Percikan api yang awalnya kecil dengan cepat membesar dan tak terkendali.
“Kebakaran disebabkan stop kontak gudang sekolah korsleting listrik sehingga menimbulkan percikan api kecil sampai terjadi api besar merambat ke semua ruangan sekolah,” ungkap AKP Panji memberikan keterangan terkait kronologi kejadian.
Peristiwa menegangkan ini pertama kali disadari oleh warga setempat. Saksi mata menuturkan adanya percikan api yang memancar dari kabel listrik di bagian atas genteng sekolah. Hembusan angin dan material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke area lainnya.
Akibat amukan api tersebut, bangunan ruang kelas dan ruang gudang hangus tak bersisa. Pantauan pasca-kejadian menunjukkan atap bangunan yang menghitam pekat, di mana sebagian besar struktur atap telah runtuh ke tanah akibat dilalap api.
Tak hanya menghancurkan fisik bangunan, kebakaran ini juga melahap habis berbagai fasilitas penunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam ruangan. Barang-barang berharga milik sekolah dipastikan rusak parah, di antaranya satu unit televisi berukuran 75 inci, tiga unit papan tulis (whiteboard), serta seluruh meja dan kursi belajar siswa.
Beruntung, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa memilukan ini. Kendati demikian, kerugian materiil yang dialami pihak yayasan atau sekolah terbilang cukup masif.
“Kerugian materiil ditaksir sebesar Rp 402.750.000, korban jiwa nihil,” pungkas AKP Panji.
Hingga berita ini diturunkan, sisa-sisa puing kebakaran masih berada di lokasi, dan pihak terkait tengah berkoordinasi untuk langkah penanganan selanjutnya, termasuk pemulihan fasilitas belajar bagi para siswa TK Nusa Karya.(*)
Laporan: Awang
Editor: Hamjah















