Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 9 Apr 2026 17:38 WIB

Darah Mengucur Deras di Cibentang: Leher Wandi Terkoyak Golok Maut Tetangga Sendiri


					Momen menegangkan saat aparat gabungan dari Polri, TNI, relawan, dan warga setempat beramai-ramai melumpuhkan pelaku pembacokan brutal di Kampung Bojong Duren, Desa Cibentang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/4/2026). Pelaku akhirnya diringkus usai sempat mengurung diri setelah menebas leher tetangganya sendiri. Perbesar

Momen menegangkan saat aparat gabungan dari Polri, TNI, relawan, dan warga setempat beramai-ramai melumpuhkan pelaku pembacokan brutal di Kampung Bojong Duren, Desa Cibentang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/4/2026). Pelaku akhirnya diringkus usai sempat mengurung diri setelah menebas leher tetangganya sendiri.

JENTERANEWS.com — Ketenangan warga Kampung Bojong Duren, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, mendadak pecah oleh aksi kekerasan bersenjata tajam. Seorang pria paruh baya berinisial U (58) nekat membacok tetangganya sendiri menggunakan sebilah golok pada Selasa (7/4/2026) pagi.

Peristiwa berdarah tersebut menimpa Wandi (53). Pagi itu, korban tengah menjalani rutinitasnya mencuci pakaian di pelataran rumah. Tanpa adanya tegur sapa maupun provokasi, U tiba-tiba datang menghampiri dan langsung melayangkan sabetan senjata tajam tepat ke arah leher korban.

Aksi beringas tersebut sontak membuat situasi di kawasan pemukiman warga menjadi mencekam. Usai melukai korban, pelaku melarikan diri dan mengurung diri di dalam rumahnya dengan tetap menggenggam erat golok di tangannya. Warga sekitar yang merasa terancam dan ketakutan segera melapor kepada pihak berwajib.

Proses pengamanan pelaku berlangsung dengan sangat dramatis. Aparat gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Gunungguruh, prajurit TNI, perangkat Kecamatan, hingga Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas harus melakukan taktik negosiasi yang panjang guna membujuk pelaku agar menyerahkan diri tanpa memicu jatuhnya korban tambahan.

“Pelaku sempat bertahan cukup lama di dalam rumah. Namun, berkat sinergi warga dan kesigapan petugas gabungan di lapangan, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan sesaat setelah ia keluar dari rumah dan langsung diamankan,” ungkap Kapolsek Gunungguruh, Iptu Iwan Gunawan, saat memberikan keterangan pada Kamis (9/4/2026).

Sementara petugas berjibaku mengamankan pelaku, upaya penyelamatan korban juga dilakukan dengan sangat cepat. Respons sigap dari Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa patut diapresiasi. Wandi, yang mengalami pendarahan akibat luka robek serius di bagian leher, langsung dievakuasi menggunakan ambulans desa menuju klinik terdekat. Nyawa Wandi berhasil diselamatkan setelah mendapatkan enam jahitan medis, dan saat ini ia tengah berada dalam masa pemulihan intensif.

Di balik insiden pembacokan yang nyaris merenggut nyawa tersebut, terungkap sebuah fakta memilukan mengenai kondisi pelaku. Kepolisian mengonfirmasi bahwa serangan mendadak tanpa alasan yang jelas itu dilatarbelakangi oleh faktor kesehatan mental.

Iptu Iwan Gunawan menjelaskan bahwa U diduga kuat berstatus sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Kami memastikan bahwa tindak penganiayaan atau pembacokan terhadap korban yang sedang mencuci ini dilakukan oleh terduga ODGJ. Hal ini pula yang menjawab mengapa pelaku tiba-tiba datang membawa golok dan menyerang tanpa sebab yang jelas,” pungkas Iwan.

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh pihak berwenang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum dan medis yang berlaku bagi individu dengan gangguan kejiwaan.(*)

Laporan: Awang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca