JENTERANEWS.com — Dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi melakukan pengawalan ketat terhadap keberangkatan ribuan buruh menuju Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5/2026) dini hari. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran penyampaian aspirasi masyarakat.
Keberangkatan yang dipusatkan di dua titik kumpul utama, yakni Exit Tol Parungkuda dan Exit Tol Cigombong, dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sukabumi.
Pengawalan Melekat dan Rute Perjalanan
Kegiatan pengamanan telah dimulai sejak pukul 03.00 WIB. Tepat pada pukul 04.00 WIB, Kapolres Sukabumi secara resmi melepas rombongan. Setiap armada bus yang mengangkut massa buruh mendapatkan pengawasan melekat (waskat) dari personel kepolisian untuk memastikan tidak ada hambatan selama perjalanan.
Iring-iringan kendaraan diarahkan melalui rute Tol Bocimi, dilanjutkan ke Tol Cempaka Putih dan Cawang, hingga akhirnya tiba di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
“Pengamanan dilakukan secara maksimal dan terukur. Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” tegas AKBP Dr. Samian.
Rincian Massa dan Armada Keberangkatan
Berdasarkan data yang dihimpun oleh pihak kepolisian, total massa yang diberangkatkan mencapai 4.660 orang menggunakan 89 unit bus. Berikut adalah rincian konsolidasi massa buruh dari wilayah hukum Polres Sukabumi:
| Organisasi / Kelompok Buruh | Jumlah Massa (Orang) | Armada Angkutan |
| Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) | 1.640 | 34 Bus |
| Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI – KIKES) | 1.020 | 17 Bus |
| Gabungan Serikat Buruh Lainnya | 2.000 | 40 Bus |
| Total Keseluruhan | 4.660 | 89 Bus |
Selain data di atas, pihak kepolisian juga mendeteksi adanya penambahan massa dari Serikat Pekerja Ekonomi Kreatif yang sebelumnya tidak terdata. Kelompok tambahan ini menggunakan tiga unit bus dan dua kendaraan jenis Elf. Terhadap kelompok ini, Polres Sukabumi tetap memberikan pengawalan dan pengawasan ketat guna mengantisipasi potensi gangguan.
Imbauan Kamtibmas dari Kapolres

Personel gabungan pengamanan dan perwakilan serikat buruh berpose di depan armada bus yang akan membawa massa menuju Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) dini hari. Momen kebersamaan ini mengiringi arahan dan imbauan kepolisian agar peserta aksi selalu mengutamakan keselamatan dan tidak bertindak anarkis.
Dalam arahannya sebelum pelepasan, Kapolres Sukabumi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para peserta aksi. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan mematuhi koridor hukum dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“Kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan buruh agar menyampaikan aspirasi dengan tertib, tidak melakukan tindakan anarkis, serta tetap menjaga nama baik Kabupaten Sukabumi. Ikuti aturan yang berlaku dan utamakan keselamatan, baik selama dalam perjalanan maupun saat pelaksanaan kegiatan di Jakarta,” ujar Kapolres.
Secara keseluruhan, proses pemberangkatan ribuan buruh dari wilayah Sukabumi pada Jumat dini hari dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Pengawalan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam memfasilitasi dan mengamankan aktivitas ruang publik secara humanis namun tetap terukur.(*)
Laporan: Mardi
Editor: Hamjah















