JENTERANEWS.com — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana. Pada Senin (25/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, sebuah rumah di Kampung Cibadak, Kecamatan Cidadap dilaporkan ambruk.
Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Dikdik, kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, insiden ini dipicu oleh cuaca ekstrem, yakni hujan deras yang terjadi secara terus-menerus sejak malam hari.
“Dampak dari kejadian ini mengakibatkan satu unit rumah panggung berukuran 4×8 meter ambruk,” jelas Dikdik dalam laporan tertulisnya. Rumah tersebut berlokasi tepat di Kampung Cibadak RT 004/RW 002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.
Akibat kerusakan parah yang dialami bangunan tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah).
Menindaklanjuti informasi awal yang diterima dari warga, Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi langsung mengambil langkah cepat tanggap. Koordinasi intensif segera dilakukan bersama unsur gabungan yang terdiri dari Perangkat Desa, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan kemanusiaan, serta masyarakat setempat guna melakukan pendataan (assessment) langsung di lokasi kejadian.
Hingga laporan ini diturunkan, tim di lapangan masih memantau kondisi terkini serta memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Guna mempercepat proses pemulihan pasca-bencana, warga yang terdampak sangat membutuhkan uluran tangan. Adapun bantuan yang paling mendesak (urgent) saat ini adalah pasokan bahan bangunan agar tempat tinggal tersebut dapat segera didirikan kembali.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang memiliki bangunan rentan atau tinggal di area rawan bencana, guna mengantisipasi cuaca ekstrem di waktu mendatang.(*)















