Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Mei 2026 10:17 WIB

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten


					Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten) Perbesar

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

JENTERANEWS.com — Intensitas curah hujan yang cukup tinggi selama delapan jam berturut-turut memicu meluapnya aliran Sungai Cikaso di Kecamatan Sagaranten pada Senin (25/5/2026). Akibat kejadian ini, jalan raya utama penghubung antar wilayah sempat terputus total dan sejumlah rumah warga tergenang banjir.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar, hujan deras mengguyur wilayah tersebut mulai pukul 19.00 WIB hingga dini hari pukul 03.00 WIB. Kondisi cuaca ekstrem ini menyebabkan debit air Sungai Cikaso naik signifikan hingga meluap ke permukiman dan jalan raya.

Luapan terparah terjadi di ruas Jalan Raya Sagaranten – Cidolog, tepatnya di Kampung Legok Angka RT 007/RW 004, Desa Curugluhur. Di titik ini, ketinggian genangan air mencapai 1,5 meter.

“Akibat tingginya genangan air, kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Akses jalan lumpuh total dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB,” jelas Deniar dalam laporannya pada Senin (25/5) pagi.

Selain memutus akses lalu lintas, luapan sungai juga merendam lima unit rumah warga yang berlokasi di Kampung Citiis RT 004/RW 001, Desa Curugluhur. Air merendam bagian dalam rumah dengan ketinggian sekitar 25 sentimeter atau setinggi betis orang dewasa. Pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa (nihil) dalam peristiwa bencana alam ini.

Menanggapi situasi darurat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari berbagai elemen langsung diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Personel yang terlibat meliputi Anggota Polsek Sagaranten, Koramil 2211 Sagaranten, Kasi Tantribum, P2BK, Pemerintah Desa Curugluhur, Pemadam Kebakaran, Dishub, Tagana, IPSM, hingga relawan (volunter) setempat.

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Petugas juga bersiaga membantu menyeberangkan kendaraan warga yang mendesak, memberikan imbauan kewaspadaan, serta bergotong royong bersama warga untuk membersihkan lumpur sisa luapan air di rumah-rumah yang terdampak.

Menjelang siang hari, situasi di lokasi dilaporkan berangsur pulih. Tepat pada pukul 10.00 WIB, genangan air telah surut secara signifikan sehingga ruas Jalan Raya Cidolog kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat ini, kondisi cuaca di wilayah Sagaranten dilaporkan cerah. Pembersihan rumah warga telah selesai dilakukan dan situasi secara umum kembali aman, kondusif, serta terkendali.(*)

Laporan: Aris Jampang 

Editor: Hamjah 

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]

Banjir Bandang Terjang Objek Wisata Curug Cikaso Sukabumi, Seluruh Wisatawan Berhasil Dievakuasi Selamat

24 Mei 2026 - 11:24 WIB

Tangkapan layar dari video amatir memperlihatkan salah satu wisatawan yang berupaya bertahan saat terseret arus deras banjir bandang di kawasan objek wisata Curug Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) sore. Berkat kesigapan petugas dan warga, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. (Foto: Istimewa/Warga)

Kementerian Desa PDTT Tekankan Pentingnya Pemetaan Potensi dalam Pembentukan Peluang Usaha BUM Desa

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

Trending di Sukabumi