Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Mei 2026 18:29 WIB

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh


					Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi) Perbesar

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

JENTERANEWS.com  — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana. Pada Senin (25/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, sebuah rumah di Kampung Cibadak, Kecamatan Cidadap dilaporkan ambruk.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Dikdik, kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, insiden ini dipicu oleh cuaca ekstrem, yakni hujan deras yang terjadi secara terus-menerus sejak malam hari.

“Dampak dari kejadian ini mengakibatkan satu unit rumah panggung berukuran 4×8 meter ambruk,” jelas Dikdik dalam laporan tertulisnya. Rumah tersebut berlokasi tepat di Kampung Cibadak RT 004/RW 002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.

Akibat kerusakan parah yang dialami bangunan tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

Menindaklanjuti informasi awal yang diterima dari warga, Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi langsung mengambil langkah cepat tanggap. Koordinasi intensif segera dilakukan bersama unsur gabungan yang terdiri dari Perangkat Desa, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan kemanusiaan, serta masyarakat setempat guna melakukan pendataan (assessment) langsung di lokasi kejadian.

Hingga laporan ini diturunkan, tim di lapangan masih memantau kondisi terkini serta memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Guna mempercepat proses pemulihan pasca-bencana, warga yang terdampak sangat membutuhkan uluran tangan. Adapun bantuan yang paling mendesak (urgent) saat ini adalah pasokan bahan bangunan agar tempat tinggal tersebut dapat segera didirikan kembali.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang memiliki bangunan rentan atau tinggal di area rawan bencana, guna mengantisipasi cuaca ekstrem di waktu mendatang.(*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]

Banjir Bandang Terjang Objek Wisata Curug Cikaso Sukabumi, Seluruh Wisatawan Berhasil Dievakuasi Selamat

24 Mei 2026 - 11:24 WIB

Tangkapan layar dari video amatir memperlihatkan salah satu wisatawan yang berupaya bertahan saat terseret arus deras banjir bandang di kawasan objek wisata Curug Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) sore. Berkat kesigapan petugas dan warga, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. (Foto: Istimewa/Warga)
Trending di Sukabumi