Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Mei 2026 19:20 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam


					Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul.
Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi] Perbesar

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]

JENTERANEWS.com — Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana alam. Sebuah tebing dilaporkan longsor di Kampung Cipeumutih RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, pada Minggu (24/5/2026) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, longsoran tersebut terjadi pada tebing pekarangan rumah milik seorang warga bernama Bapak Aap. Tebing dengan tinggi 10 meter dan panjang 7 meter tersebut ambruk setelah tanahnya tergerus oleh intensitas hujan yang tinggi.

Material longsoran jatuh dan menimpa pagar rumah yang berada di bawahnya, serta menimbun dua unit kendaraan bermotor (kendaraan roda dua) milik Bapak Hendi. Beruntung, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden nahas ini.

Meski demikian, dampak dari longsor ini menyebabkan sedikitnya tiga unit rumah warga lainnya berada dalam status terancam jika terjadi longsor susulan.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari pihak Kecamatan, Pemerintah Desa Munjul, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Tagana, hingga Pramuka Peduli telah terjun langsung ke titik lokasi. Tim langsung melakukan proses asesmen kerusakan dan berkoordinasi untuk langkah penanganan selanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan pada Minggu malam, material longsoran berupa tanah dan puing masih belum dibersihkan. Proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material terhambat oleh kondisi cuaca, mengingat hujan masih terus turun di sekitar lokasi kejadian.

Sebagai tindak lanjut, pihak BPBD merekomendasikan agar segera dibuatkan Berita Acara Laporan Kejadian beserta permohonan bantuan secara resmi. Selain itu, BPBD dan aparat setempat terus mengimbau seluruh warga, khususnya yang bermukim di area rawan pergerakan tanah dan tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Sumber Informasi: Laporan P2BK Ciambar – BPBD Kabupaten Sukabumi

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi