JENTERANEWS.com — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Minggu (24/5/2026) siang memicu terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Kebonkai, RT 01/RW 11, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak. Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari, sekitar pukul 20.15 WIB, di saat hujan masih belum kunjung reda sejak turun pada pukul 13.00 WIB.
Titik longsor diketahui berasal dari sebuah tebing yang berada tepat di pinggiran kediaman Ujang Yusup, atau yang akrab disapa oleh warga sekitar sebagai Abah Kobar. Berdasarkan pantauan di lokasi, tebing yang mengalami longsor tersebut memiliki ketinggian sekitar 3,5 meter dengan bentangan panjang mencapai 7 meter.
Akibat pergerakan tanah ini, material longsor yang terdiri dari tanah dan puing-puing berjatuhan dan menutupi akses jalan gang utama di lingkungan tersebut. Selain itu, material longsor juga meluber hingga menutupi area halaman rumah Bapak Oding, selaku Ketua RT 01/RW 11 setempat.
Meskipun material longsor sempat melumpuhkan akses warga, dapat dipastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Merespons kejadian tersebut, masyarakat Kampung Kebonkai menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong yang tinggi. Tanpa menunggu waktu lama, warga setempat secara swadaya bahu-membahu membersihkan sisa-sisa material longsoran yang menutupi jalan dan halaman rumah warga.
Berkat aksi cepat tanggap tersebut, saat ini timbunan tanah dan puing telah berhasil dievakuasi seluruhnya. Akses jalan gang di lingkungan RT 01/RW 11 kini telah kembali bersih, normal, dan sudah dapat dilalui lagi oleh masyarakat sekitar. Mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan, warga yang bermukim di dekat area tebing diimbau untuk tetap waspada terhadap ancaman longsor susulan.(*)
Laporan: Awang















