Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Jun 2026 09:03 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Ribuan Petugas Diterjunkan


					Bupati Sukabumi, Asep Japar (kanan), memukul gong sebagai tanda diresmikannya pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis (25/6/2026). Pemkab Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh BPS dengan menerjunkan 2.600 petugas guna memetakan kekuatan ekonomi riil masyarakat. Perbesar

Bupati Sukabumi, Asep Japar (kanan), memukul gong sebagai tanda diresmikannya pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis (25/6/2026). Pemkab Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh BPS dengan menerjunkan 2.600 petugas guna memetakan kekuatan ekonomi riil masyarakat.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang kini tengah bergulir di seluruh wilayah Indonesia. Program berskala nasional ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memetakan kekuatan ekonomi riil masyarakat, sekaligus menjadi landasan esensial dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar lebih presisi dan tepat sasaran.

Penegasan komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, saat menghadiri acara Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis (25/6/2026).

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Asjap tersebut menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah—mulai dari tingkat kecamatan, pemerintah desa, hingga pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)—untuk bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap proses pendataan yang diamanatkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS).

“Dukungan dari setiap lapisan perangkat daerah dan masyarakat sangat krusial. Sensus ini akan menjadi fondasi kita dalam merancang pembangunan ekonomi Kabupaten Sukabumi ke depan,” ujar Asep Japar.

Di tempat yang sama, perwakilan BPS, Solihin, turut menekankan pentingnya akurasi informasi dari lapangan. Menurutnya, data yang terperinci dan faktual merupakan syarat mutlak agar hasil sensus benar-benar mampu merepresentasikan kondisi perekonomian yang sesungguhnya.

“Data yang detail dan riil sangat dibutuhkan dalam pendataan sensus ekonomi ini,” tegas Solihin.

Guna memastikan kelancaran operasional dan menjangkau wilayah Kabupaten Sukabumi yang cukup luas, BPS telah menyiagakan sekitar 2.600 petugas sensus. Ribuan petugas tersebut saat ini telah disebar dan mulai menyisir seluruh wilayah kecamatan, desa, hingga lingkungan terkecil di tingkat RT dan RW.

Proses pendataan lapangan ini diketahui telah berjalan sejak 15 Juni 2026 dan ditargetkan akan rampung pada 31 Agustus 2026 mendatang. Dengan tingginya mobilitas petugas serta luasnya cakupan area sensus, pihak penyelenggara mengimbau agar masyarakat bersikap kooperatif saat menerima kedatangan petugas.

“Para petugas sensus ini akan bertugas di wilayah kecamatan, desa, hingga RT/RW. Mereka bertugas sejak 15 Juni dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Jadi, mari kita bersama-sama dukung dan sukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini,” pungkas Solihin.(*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Diduga Akibat Arus Pendek, Rumah Warga Ujunggenteng Sukabumi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

26 Juni 2026 - 11:37 WIB

Kondisi memprihatinkan bagian dalam rumah milik Ibu Enok (55) di Kampung Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang hangus menyisakan puing-puing pascakebakaran pada Jumat (26/6) dini hari. Kebakaran yang diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik ini mengakibatkan kerugian material hingga Rp150 juta.

Edarkan Ribuan Butir Hexymer, Seorang Karyawan Honorer di Sukabumi Diringkus Polisi

26 Juni 2026 - 08:53 WIB

Barang bukti ribuan pil Hexymer dan satu unit telepon genggam yang diamankan dari tersangka FA oleh Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota. Foto: Humas Polri.

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Kekasih Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Sukabumi

26 Juni 2026 - 08:42 WIB

Kapolsek Cikole Kompol Ma'ruf Moerdianto (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media mengenai penangkapan tersangka E (47), pria yang diduga membunuh kekasihnya, R (53), di sebuah kamar hotel di Jalan Stasiun, Sukabumi, usai hasil autopsi memastikan adanya tindak kekerasan leher.

Serap Aspirasi Warga Parungseah, Anggota DPRD Jabar A Yamin Komitmen Perjuangkan Sektor Pertanian dan Infrastruktur

26 Juni 2026 - 08:32 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, A Yamin, S.I.P. (tengah), memberikan pemaparan dan berdialog langsung dengan warga untuk menampung aspirasi terkait BPJS, infrastruktur, dan pertanian dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/6/2026).

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.
Trending di Sukabumi