JENTERANEWS.com — Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menginstruksikan seluruh jajaran petugas kebersihan atau “pasukan kuning” untuk memprioritaskan pengangkutan sampah di sepanjang jalan protokol dan kawasan permukiman. Langkah strategis ini dinilai krusial guna menjaga estetika wilayah sekaligus mendukung citra Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu destinasi wisata utama.
Arahan tersebut ditegaskan Bupati saat memimpin apel kendaraan pengangkut sampah yang dihadiri oleh para sopir dan kru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Parkir Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi pada Selasa (30/6/2026).
Dalam amanatnya, H. Asep Japar menyampaikan bahwa sebagai daerah tujuan wisata yang kerap dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai penjuru, kebersihan kawasan perkotaan dan jalur utama merupakan cerminan atau “wajah” dari Kabupaten Sukabumi yang wajib dijaga bersama.
Optimalisasi di Tengah Keterbatasan Armada
Di sisi lain, Bupati tidak menampik adanya kendala operasional, khususnya terkait keterbatasan armada pengangkut sampah yang dimiliki oleh DLH Kabupaten Sukabumi saat ini.
Kondisi Armada Sampah DLH Sukabumi:
Total Armada: 54 unit kendaraan
Armada Layak Beroperasi: 48 unit kendaraan
Sistem Kerja: Operasional bergantian (sistem shift) untuk melayani seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kendati harus mengoptimalkan 48 unit kendaraan yang laik jalan, Bupati meminta agar keterbatasan logistik tersebut tidak mengendurkan dedikasi dan semangat para petugas di lapangan. Pelayanan terbaik harus tetap diberikan kepada masyarakat, dengan fokus penanganan pada titik-titik krusial yang selama ini kerap menjadi lokasi penumpukan sampah.
Imbauan Komunikasi Internal dan Respons Cepat
Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Bupati juga memberikan atensi khusus terhadap soliditas internal instansi. Ia mengingatkan seluruh elemen petugas untuk senantiasa menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menjalankan tugas penegakan kebersihan.
“Saya meminta setiap persoalan internal diselesaikan melalui komunikasi dengan pimpinan,” ujar H. Asep Japar mengimbau.
Menutup arahannya, Bupati menekankan pentingnya respons cepat (quick response) dari jajaran DLH. Setiap adanya laporan atau visualisasi tumpukan sampah di jalur-jalur protokol harus segera dievakuasi dan dibersihkan demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun para pelancong yang berkunjung ke Sukabumi.(*)















