Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Jun 2026 17:27 WIB

Bupati Sukabumi Minta Petugas Kebersihan Antisipasi Penumpukan Sampah di Jalur Wisata


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan dan arahan saat memimpin apel kendaraan pengangkut sampah di Halaman Parkir Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (30/6/2026). Dalam apel tersebut, Bupati meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memprioritaskan kebersihan jalan protokol guna menjaga citra pariwisata daerah. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan dan arahan saat memimpin apel kendaraan pengangkut sampah di Halaman Parkir Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (30/6/2026). Dalam apel tersebut, Bupati meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memprioritaskan kebersihan jalan protokol guna menjaga citra pariwisata daerah.

JENTERANEWS.com — Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menginstruksikan seluruh jajaran petugas kebersihan atau “pasukan kuning” untuk memprioritaskan pengangkutan sampah di sepanjang jalan protokol dan kawasan permukiman. Langkah strategis ini dinilai krusial guna menjaga estetika wilayah sekaligus mendukung citra Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu destinasi wisata utama.

Arahan tersebut ditegaskan Bupati saat memimpin apel kendaraan pengangkut sampah yang dihadiri oleh para sopir dan kru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Parkir Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi pada Selasa (30/6/2026).

Dalam amanatnya, H. Asep Japar menyampaikan bahwa sebagai daerah tujuan wisata yang kerap dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai penjuru, kebersihan kawasan perkotaan dan jalur utama merupakan cerminan atau “wajah” dari Kabupaten Sukabumi yang wajib dijaga bersama.

Optimalisasi di Tengah Keterbatasan Armada

Di sisi lain, Bupati tidak menampik adanya kendala operasional, khususnya terkait keterbatasan armada pengangkut sampah yang dimiliki oleh DLH Kabupaten Sukabumi saat ini.

Kondisi Armada Sampah DLH Sukabumi:

  • Total Armada: 54 unit kendaraan

  • Armada Layak Beroperasi: 48 unit kendaraan

  • Sistem Kerja: Operasional bergantian (sistem shift) untuk melayani seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

Kendati harus mengoptimalkan 48 unit kendaraan yang laik jalan, Bupati meminta agar keterbatasan logistik tersebut tidak mengendurkan dedikasi dan semangat para petugas di lapangan. Pelayanan terbaik harus tetap diberikan kepada masyarakat, dengan fokus penanganan pada titik-titik krusial yang selama ini kerap menjadi lokasi penumpukan sampah.

Imbauan Komunikasi Internal dan Respons Cepat

Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Bupati juga memberikan atensi khusus terhadap soliditas internal instansi. Ia mengingatkan seluruh elemen petugas untuk senantiasa menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menjalankan tugas penegakan kebersihan.

“Saya meminta setiap persoalan internal diselesaikan melalui komunikasi dengan pimpinan,” ujar H. Asep Japar mengimbau.

Menutup arahannya, Bupati menekankan pentingnya respons cepat (quick response) dari jajaran DLH. Setiap adanya laporan atau visualisasi tumpukan sampah di jalur-jalur protokol harus segera dievakuasi dan dibersihkan demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun para pelancong yang berkunjung ke Sukabumi.(*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Resmi Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025: Wujud Nyata Pengawasan dan Akuntabilitas

30 Juni 2026 - 17:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (kiri), dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi (kanan) tampak hadir dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (30/6/2026).

Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Hutan Ciambar Sukabumi, Dimakamkan di Lokasi Temuan

29 Juni 2026 - 19:35 WIB

Sesosok jasad ditemukan membusuk di kawasan hutan Desa Ginanjar, Sukabumi.

Balita Dua Tahun di Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur Warga

29 Juni 2026 - 19:19 WIB

Petugas dari Polsek Ciracap dan sejumlah warga memeriksa lokasi kejadian, yakni sumur yang ditutupi batu besar, tempat di mana balita GA ditemukan meninggal dunia. Kejadian naas ini berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) di Kampung Cadas Ngampar, Sukabumi.

Kebakaran di Nyalindung Sukabumi, Rumah Panggung Lansia Hangus Rata dengan Tanah

29 Juni 2026 - 13:01 WIB

pemandangan menyedihkan di Kampung Cibangbara, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi. Gambar ini menangkap totalitas kehancuran rumah panggung milik Ibu Emah (85), yang kini hanya berupa tumpukan puing-puing kayu yang hangus, blok beton yang menghitam, dan logam yang terdistorsi. Foto ini diambil pada pagi hari, Senin (29/6/2026),

Wakil Bupati Sukabumi Dorong Pelaku UMKM Optimalkan Teknologi Digital untuk Perluasan Pasar

29 Juni 2026 - 12:48 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, memberikan pemaparan mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi dalam acara sosialisasi transformasi digital UMKM yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi di Hotel Grand Permata Hijau, Kota Sukabumi, Senin (29/6/2026).

Tragedi Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi: Korban Trauma Berat, Polisi Terapkan UU Peradilan Pidana Anak

27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Trending di Sukabumi