Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Okt 2026 10:01 WIB

Dimsum Ayam Jamur Diduga Pemicu Keracunan Massal 151 Warga SMKN 1 Gunungguruh


					Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini. Perbesar

Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini.

JENTERANEWS.com— Sebanyak 151 orang yang terdiri dari siswa dan guru di SMKN 1 Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan massal. Peristiwa ini terjadi setelah para korban mengonsumsi hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (2/10/2026) lalu.

Kasus dugaan keracunan tersebut baru terungkap setelah jajaran Forkopimcam bersama dinas terkait melakukan penelusuran secara mendalam pada Rabu (7/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gunungguruh, Ridwan Agus Mulyawan, mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebelumnya tidak langsung melaporkan insiden ini kepada otoritas kewilayahan maupun fasilitas kesehatan setempat, melainkan hanya berkoordinasi dengan pihak penyedia makanan.

“Pihak SMK tidak melaporkan kejadian tersebut kepada berbagai pihak kecuali ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi),” kata Ridwan, Kamis (8/10/2026).

Kronologi Kejadian

Ridwan menjelaskan bahwa indikasi adanya keracunan massal mulai terdeteksi saat sekolah melakukan pengecekan kehadiran siswa pada Senin (5/10/2026). Dari hasil penelusuran, ditemukan puluhan siswa dan guru tidak hadir karena sakit dengan gejala yang serupa.

Berdasarkan pengakuan para korban, mereka mulai merasakan keluhan kesehatan seperti mual, pusing, dan diare pada Jumat (2/10/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Beberapa jam sebelumnya, yakni sekitar pukul 13.00 WIB, mereka menyantap menu MBG berupa dimsum ayam jamur.

Mendapat informasi tersebut pada Rabu (7/10/2026), tim Forkopimcam bersama Kepala Puskesmas Cibolang langsung mendatangi SMKN 1 Gunungguruh untuk melakukan verifikasi data dan penanganan awal.

“Tim dari Puskesmas Cibolang yang berkoordinasi langsung dengan pihak SMKN 1 Gunungguruh membenarkan adanya 125 siswa dan 26 guru yang mengalami gejala tersebut, dengan total keseluruhan mencapai 151 orang. Dari jumlah itu, satu orang guru sempat dirawat di RS Beta Medika,” jelas Ridwan.

Kondisi Korban dan Langkah Tindak Lanjut

Hingga saat ini, sebagian siswa dan guru yang terdampak masih menjalani rawat jalan dan pemulihan mandiri di rumah masing-masing. Sementara itu, satu orang guru yang sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit kini dilaporkan telah membaik dan kembali beraktivitas mengajar.

Guna memastikan penyebab pasti timbulnya gejala massal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah menerjunkan tim khusus ke lokasi pengolahan makanan di SPPG Cikujang 1 untuk menyita sampel dan melakukan pemeriksaan laboratorium. Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam tahap investigasi medis.(*)

 

Laporan: Aris Jampang
Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Petugas Evakuasi Buaya 3 Meter yang Terjerat Jaring Warga di Sungai Cibubuay Sukabumi

8 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi terhadap seekor buaya yang terjerat jaring warga di Sungai Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam.

Niat Kabur Gagal Total, Pemuda 22 Tahun di Sukabumi Dikepung Warga usai Lecehkan Remaja Putri

7 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wajah tegang korban begal payudara di Sukabumi, AP (18), sesaat setelah kejadian dan dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kerumunan warga di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/10/2026) malam.

Polisi Ringkus Oknum Guru Ngaji Pelaku Asusila Anak di Nyalindung Sukabumi

7 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Ribuan Buruh Gelar Sujud Syukur di Jakarta Pasca-Pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Potret seorang pria bernama AMRULL dalam kerumunan massa dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat. Pria tersebut tampak mengenakan seragam biru berlambang Bendera Merah Putih di lengan kiri serta kacamata hitam dan peci.

PEMKAB SUKABUMI DUKUNG PENUH MUKERDA MUI: LANGKAH STRATEGIS RUMUSKAN PROGRAM KHIDMAT UMAT

6 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Wakil Bupati Sukabumi memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi umat.

Pimpin Apel Hari Pramuka ke-65, Wabup Sukabumi Tekankan Peran Tri Satya dan Dasa Dharma Bentuk Generasi Unggul

6 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan amanat di mimbar upacara pada Apel Besar Memperingati Hari Pramuka ke-65 di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Sukabumi, Selasa (6/10/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca