Menu

Mode Gelap

Hukum · 24 Mar 2025 09:24 WIB

Aksi Brutal Gerombolan Bermotor Resahkan Warga Sukabumi, Kejar Pelajar Hingga Lukai Pengendara


					Rekaman video amatir memperlihatkan aksi gerombolan bermotor yang meresahkan warga di Jalan Lingkar Selatan, Sukabumi, Minggu (23/3/2025). Aksi kejar-kejaran dan kekerasan terhadap pengendara lain terekam dalam video tersebut. Perbesar

Rekaman video amatir memperlihatkan aksi gerombolan bermotor yang meresahkan warga di Jalan Lingkar Selatan, Sukabumi, Minggu (23/3/2025). Aksi kejar-kejaran dan kekerasan terhadap pengendara lain terekam dalam video tersebut.

JENTERANEWS.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi brutal gerombolan bermotor di Jalan Lingkar Selatan, Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 10 detik itu, terlihat sekelompok pengendara motor mengejar kelompok lain, yang diduga adalah pelajar.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/3/2025) sore, sekitar pukul 17.00 WIB, tepat di depan Gedung Seni Aher, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi ini, menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Menurut keterangan saksi mata, D (25), gerombolan bermotor tersebut mengamuk dan mengejar kelompok pelajar yang sedang dalam perjalanan untuk berbuka puasa bersama atau yang biasa disebut “ngabuburit”. “Mereka mengejar anak sekolah yang sedang melakukan perjalanan berangkat bukber. Saya tahu karena saya melihat langsung dan ada juga yang membawa bendera sekolahan, bukan bendera geng motor. Sepertinya mereka lagi konvoi ngabuburit,” ujar D.

Amukan gerombolan bermotor ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman. Mereka merasa tidak terima karena ditatap oleh kelompok pelajar. “Karena (kelompok pelajar) melihat tatapan tidak enak, katanya begitu. Padahal mereka melihat karena pihak geng motor sambil berteriak ‘abadi, abadi’,” jelas D.

Sebelumnya, gerombolan bermotor ini juga dilaporkan telah memprovokasi komunitas motor lain di perempatan Jalur Mangkalaya, namun berhasil dilerai oleh warga setempat. “Kurang lebih 20 motor (kelompok penyerang), sebelumnya di perempatan jalur Mangkalaya juga mengganggu komunitas yang sedang berbagi takjil, tapi dilerai oleh warga setempat,” tutur D.

Salah satu korban dari amukan gerombolan bermotor ini adalah teman dari D. Korban dipukul dengan bambu yang membawa bendera, dan bahkan sempat diayunkan pisau ke arahnya. “Korban dipukul pakai bambu yang membawa bendera, dan sempat mengeluarkan pisau, tapi meleset. Tidak kena korban, hanya dipukul tangan sama dipukul bambu yang kena korban. Setahu saya, tidak ada lagi (pengendara) atau korban lain,” ucapnya.

Setelah melakukan aksinya, gerombolan bermotor tersebut melarikan diri ke arah Cisaat. “Mereka sempat diam dulu di depan Mokopi dan berteriak ke orang yang ada di sana (dengan nada menantang). Selepas itu, mereka langsung tancap gas lari ke arah Cisaat,” pungkas D.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa ini.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca