Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Agu 2026 08:22 WIB

Bentrokan Berdarah Geng Motor di Sukabumi, Dua Warga Sipil Jadi Korban Salah Sasaran


					REKAMAN VIDEO yang buram memperlihatkan beberapa pemuda, diduga anggota geng motor, berlarian dengan panik di area permukiman yang gelap. Insiden ini terkait dengan tawuran terencana antara geng motor Neverdie dan Allstar yang meluas hingga ke Jalan MH Holil, Sukaraja, Sukabumi, menyebabkan kekacauan dan melukai warga sipil. (Foto: Tangkapan Layar Video Amatir) Perbesar

REKAMAN VIDEO yang buram memperlihatkan beberapa pemuda, diduga anggota geng motor, berlarian dengan panik di area permukiman yang gelap. Insiden ini terkait dengan tawuran terencana antara geng motor Neverdie dan Allstar yang meluas hingga ke Jalan MH Holil, Sukaraja, Sukabumi, menyebabkan kekacauan dan melukai warga sipil. (Foto: Tangkapan Layar Video Amatir)

JENTERANEWS.com — Aksi bentrokan berdarah yang melibatkan puluhan anggota dari dua kelompok geng motor pecah di sepanjang Jalan Raya Sukaraja hingga kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (2/8/2026) dini hari. Ironisnya, insiden brutal ini mengakibatkan dua warga sipil yang tidak terlibat sama sekali menjadi korban sabetan senjata tajam akibat salah sasaran.

Peristiwa mencekam tersebut bermula ketika kelompok geng motor bernama “Allstar” tengah berkumpul dan bersiaga di area depan minimarket Yomart. Tidak berselang lama, kelompok geng motor “Neverdie” yang datang dari arah Kota Sukabumi tiba di lokasi dan langsung melancarkan serangan. Pertikaian yang diwarnai penggunaan berbagai jenis senjata tajam tersebut berlangsung liar dan meluas hingga ke kawasan Jalan MH Holil, memicu kepanikan warga sekitar yang tengah terlelap.

Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut dan langsung turun tangan ke lokasi kejadian. Kanit Reskrim Polsek Sukaraja Resor Sukabumi Kota, AKP Hendra Gunawan, mengonfirmasi bahwa aksi tawuran ini diduga kuat bukanlah bentrokan spontan, melainkan telah direncanakan sebelumnya oleh kedua belah pihak.

“Jadi yang ributnya itu geng motor Allstar sama Neverdie. Kelompok Neverdie yang datang ke sana menyerang ke arah Kampung Inggris. Kelompok Allstar sendiri sudah menunggu di lokasi. Yang seperti itu dipastikan sudah janjian. Intinya, aksi ini terencana dan mereka sudah sepakat,” ujar AKP Hendra Gunawan saat memberikan keterangan pada Minggu (2/8/2026).

Nahas, di tengah situasi tawuran yang memanas, dua orang warga sekitar yang kebetulan sedang melintas justru menjadi korban keganasan kedua kelompok tersebut. Korban diidentifikasi bernama Dodis Johansyah (33), yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk tangki Pertamina, beserta rekannya, Dasep Buhori (32).

Menurut keterangan kepolisian, keduanya sedang dalam perjalanan pulang menuju kediaman mereka di kawasan Kampung Inggris. Sebelum kejadian, Dodis baru saja dijemput oleh rekannya di sekitar minimarket Yomart. Saat melintas tepat di lokasi bentrokan, keduanya terjebak di tengah pertikaian dan menjadi sasaran amuk anggota geng motor yang tengah membabi buta.

“Sopir tangki tersebut memang arah pulangnya ke kawasan Kampung Inggris, ke arah atas. Ia dijemput oleh saudaranya di depan Yomart. Saat itulah terjadi insiden pembacokan tersebut,” jelas AKP Hendra.

Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu para pelaku dari kedua kelompok geng motor tersebut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum, serta mencegah aksi serupa kembali terulang di wilayah hukum Sukabumi.(*Awang*))


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca