Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Agu 2025 11:55 WIB

Angkot di Sukabumi Hangus Terbakar Usai Terdengar Ledakan Dahsyat, Sopir Alami Luka Bakar


					Kondisi angkot trayek 04 Goalpara - Stasiun Timur (F 1922 TU) yang ludes dilalap si jago merah di tengah Jalan Nasional Sukabumi-Cianjur, Kamis (07/08/2025). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang menyambar cadangan bensin di dalam mobil. Perbesar

Kondisi angkot trayek 04 Goalpara - Stasiun Timur (F 1922 TU) yang ludes dilalap si jago merah di tengah Jalan Nasional Sukabumi-Cianjur, Kamis (07/08/2025). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang menyambar cadangan bensin di dalam mobil.

JENTERANEWS.com – Satu unit Angkutan Kota (Angkot) trayek 04 rute Goalpara – Stasiun Timur ludes terbakar di Jalan Nasional Sukabumi-Cianjur pada Kamis (07/08/2025) pagi. Insiden yang terjadi tepat di depan Rumah Sakit Hermina, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi ini sontak mengejutkan warga dan para pedagang di sekitar lokasi.

Peristiwa naas yang menimpa angkot berwarna merah dengan nomor polisi F 1922 TU tersebut terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Sebelum api melalap seluruh badan kendaraan, warga sempat mendengar suara ledakan yang cukup hebat dari dalam mobil. Sang sopir, yang belum diketahui identitasnya, mengalami luka bakar saat berupaya menyelamatkan kendaraannya.

Kronologi Kejadian Berawal dari Percikan Api

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Nazkia Yulia (35), seorang pedagang bubur, kebakaran terjadi sesaat setelah sopir angkot berhenti untuk membeli sarapan. Namun, belum sempat memesan, sang sopir melihat percikan api dari dalam kendaraannya.

“Beliau berhenti di sini, katanya mau beli bubur. Saya bilang, ‘sebentar ya pak, mau melayani yang lain dulu’. Tiba-tiba dia berteriak ‘aduh!’ dan langsung lari kembali ke dalam angkotnya,” ujar Nazkia.

Nahas, upaya sang sopir untuk mengatasi masalah kelistrikan justru berakibat fatal. Saat ia mencoba menarik kabel aki, sebuah ledakan dahsyat terjadi dan api langsung menyambar.

“Setelah dia masuk dan menarik kabel aki, langsung meledak (ngabeledug). Sopir itu langsung melompat keluar, celananya sudah habis terbakar, bahkan uang yang dipegangnya juga ikut hangus,” tutur Nazkia dengan raut wajah prihatin.

Aksi Heroik Sopir di Tengah Kobaran Api

Meskipun dalam kondisi terluka dan panik, sang sopir masih menunjukkan kesadaran yang luar biasa. Awalnya, angkot yang mulai terbakar hebat itu berada di bahu jalan, persis di depan lapak dagangan Nazkia.

“Saat api membesar di pinggir jalan, dia sadar. Mobil itu kemudian ia dorong seorang diri ke tengah jalan. Kalau tidak didorong, mungkin lapak dagangan saya sudah ikut ludes,” ucapnya penuh syukur.

Diketahui, saat kejadian angkot tersebut tidak membawa penumpang. Namun, ditemukan fakta bahwa angkot baru saja diisi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin yang disimpan dalam sebuah jeriken galon di antara kursi penumpang, yang diduga menjadi pemicu api cepat membesar dan sulit dipadamkan.

Dugaan Korsleting Listrik

Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukaraja, Ade Peri, yang tiba di lokasi membenarkan kronologi kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dan langsung menerjunkan tim untuk melakukan pemadaman.

“Berdasarkan keterangan saksi, mobil ini berhenti di bahu jalan. Tiba-tiba terjadi letupan atau ledakan. Sopir sempat masuk untuk mengamankan sistem kelistrikan, namun api keburu muncul dan membesar,” jelas Ade.

Ade menambahkan, tindakan sopir mendorong mobil ke tengah jalan merupakan langkah yang tepat untuk mencegah api merambat ke bangunan atau lapak di sekitarnya.

“Kesimpulan sementara, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik yang memicu percikan api dan langsung menyambar uap BBM yang ada di dalam kendaraan. Namun, untuk penyebab pastinya kami masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Nasional Sukabumi-Cianjur sempat mengalami kemacetan. Kerugian materiel akibat terbakarnya angkot tersebut masih dalam proses pendataan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca