Menu

Mode Gelap

Bencana · 5 Apr 2025 07:42 WIB

Api Lahap Rumah di Waluran, Nenek Lansia Meninggal Dunia


					Suasana duka menyelimuti lokasi kebakaran di Kampung Bojong Lame, Waluran. Seorang nenek berusia 80 tahun menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini. Perbesar

Suasana duka menyelimuti lokasi kebakaran di Kampung Bojong Lame, Waluran. Seorang nenek berusia 80 tahun menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini.

JENTERANEWS.com – Suasana duka menyelimuti Kampung Bojong Lame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Seorang nenek berusia 80 tahun, Karsiah, ditemukan tewas mengenaskan setelah rumah panggung miliknya ludes dilalap api pada Jumat malam (4/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kobaran api yang diduga berasal dari obat nyamuk bakar itu dengan cepat membesar dan melahap rumah berukuran 4×5 meter tersebut. Warga sekitar yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api terus berkobar.

“Saat kami tiba, api sudah sangat besar. Kami berusaha memadamkan dengan ember dan alat seadanya, sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Firman (34), salah satu saksi mata.

Petugas Pemadam Kebakaran Pos Ciemas yang tiba di lokasi sekitar pukul 23.50 WIB akhirnya berhasil memadamkan api. Namun, rumah panggung milik Karsiah telah rata dengan tanah. Tragisnya, Karsiah ditemukan tewas di dalam rumah, terjebak oleh kobaran api yang membesar.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. Diduga korban tidak bisa menyelamatkan diri karena kondisinya yang sudah lanjut usia dan pikun,” ungkap Dedi Heryadi, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran.

Menurut keterangan anak korban, Karsiah sempat meminta obat nyamuk bakar pada sore harinya. Diduga obat nyamuk tersebut jatuh dan membakar kasur, memicu kebakaran yang merenggut nyawa sang nenek.

“Kami menduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang jatuh ke kasur. Korban tinggal seorang diri di rumah tersebut,” jelas Dedi.

Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 40 juta. Muspika Kecamatan Waluran, P2BK, Karang Taruna, dan Pemdes setempat telah melakukan asesmen dan memberikan bantuan kepada keluarga korban. Jenazah Karsiah telah disemayamkan di rumah anaknya dan rencananya akan dimakamkan pada hari ini di TPU Bojong Lame.

Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan benda-benda yang mudah terbakar, terutama di rumah yang dihuni oleh lansia.(*)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ditinggal Suami ke Sawah, Rumah Lansia di Sagaranten Ludes Terbakar, Uang Tunai hingga 1 Ton Padi Hangus

9 Mei 2026 - 18:37 WIB

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api.

Fakta Baru Tragedi Karyawan Minimarket di Kalibunder: Beban Biaya Pernikahan Diduga Jadi Pemicu

9 Mei 2026 - 09:51 WIB

Petugas gabungan dari Polsek, P2BK Kabupaten Sukabumi, dan tim medis melakukan pemeriksaan di pintu masuk Toko Alfamart Kalibunder, Jumat (8/5/2026) pagi. Suasana di lokasi saat tubuh seorang pria, yang diidentifikasi sebagai karyawan minimarket tersebut, ditemukan tewas tergeletak. Tampak petugas sedang melakukan proses evakuasi jenazah.

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Targetkan Optimalisasi Cakupan Kesehatan Semesta 2026

8 Mei 2026 - 16:22 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memberikan arahan dalam rapat strategi penguatan dan reaktivasi kepesertaan UHC di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

Bongkar Struk Viral: Harga Asli Pertalite Tembus Rp16 Ribu, Mengapa Pertamax Bisa Lebih Murah?

8 Mei 2026 - 09:42 WIB

Bukti transaksi pembelian Pertalite yang viral di media sosial mengungkap nilai keekonomian asli BBM bersubsidi tersebut, yakni Rp 16.088 per liter. Pakar menyebut anomali harga ini berkaitan dengan strategi bisnis agar masyarakat beralih ke Pertamax.

Mayoritas Perusahaan Menara Telekomunikasi Mangkir dari Undangan DPRD Sukabumi, Izin dan Potensi PAD Jadi Sorotan

8 Mei 2026 - 09:15 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita. Pihaknya menyoroti tajam ketidakhadiran mayoritas perusahaan penyedia menara telekomunikasi dalam rapat koordinasi terkait legalitas perizinan dan optimalisasi PAD di Kabupaten Sukabumi.

Dukung Penuh Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Harapkan Generasi Muda Sukabumi Berakhlakul Karimah

8 Mei 2026 - 09:07 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP. (tengah kiri, berkemeja putih dengan tangan terkatup), saat menyampaikan pernyataan resmi mendukung penyelenggaraan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia.
Trending di Sukabumi