JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, sejak siang hingga sore hari telah mengakibatkan bencana banjir bandang dan longsor yang cukup parah. Salah satu desa yang terdampak adalah Gunungbentang, di mana sejumlah titik mengalami tanah longsor dan gerusan sungai.
Kampung Pasir Sempur menjadi pusat perhatian setelah irigasi Cibodas meluap dan menggerus tanah di sekitar lokasi dengan skala yang cukup besar, mencapai lebar 15 meter dan kedalaman 5 meter. Kondisi ini sangat membahayakan rumah milik Ibu Uar yang berdiri di tepi longsoran.
Selain ancaman longsor, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan di Gunungbentang. Damparit yang masih dalam tahap pembangunan di Kampung Pasir Sempur hanyut terbawa arus sungai, sementara jembatan penghubung Kampung Talun dan Ubrug di RT 04 RW 03 dilaporkan roboh. Jalan desa di Kampung Cisuren juga tertimbun longsor, menghambat akses dan aktivitas warga.
Sekdes Gunungbentang, Cep Anwarul Asikin, mengkonfirmasi kejadian ini dan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berupaya melakukan penanganan darurat. Namun, luasnya dampak bencana membuat upaya penanganan menjadi cukup sulit.
Bencana serupa juga dilaporkan terjadi di desa-desa lain di Kecamatan Sagaranten, meskipun belum ada data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Bencana terkait jumlah korban dan kerusakan secara keseluruhan. P2BK Sagaranten masih fokus melakukan evakuasi dan penanganan darurat di sejumlah titik.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















