JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi pada Kamis lalu mengakibatkan banjir luapan di Kampung Citamiang, Desa Cidadap, pada hari Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. Ketinggian air yang cukup signifikan membuat lalu lintas di ruas jalan nasional Bagbagan-Kiara Dua sempat terhenti total.
Menurut laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, banjir terjadi akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Penyempitan di bawah gorong-gorong juga memperparah kondisi sehingga air meluap ke jalan raya.
Kemacetan panjang pun tak terhindarkan. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa harus berhenti total. Masyarakat bersama perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan petugas lainnya bahu-membahu membantu pengendara menyeberang titik banjir untuk menghindari kecelakaan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Sekitar pukul 17.15 WIB, air mulai surut dan lalu lintas kembali normal.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pendataan dan penanganan pascabanjir,” ujar Dandi Sulaeman.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama terjadinya banjir luapan ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, mengingat cuaca yang tidak menentu.
Sejumlah pihak telah terlibat dalam penanganan banjir di Kampung Citamiang, antara lain: Muspika Kecamatan Simpenan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Masyarakat
Saat ini, kondisi di lokasi banjir sudah berangsur normal. Air telah surut dan lalu lintas kembali lancar. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan deras masih bisa terjadi.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















