Menu ✖

Mode Gelap

News · 23 Nov 2024 20:21 WIB

Banjir Lumpuhkan Akses Jalan di Simpenan, Sukabumi


					Hujan Deras Picu Banjir Luapan di Simpenan, Sukabumi Perbesar

Hujan Deras Picu Banjir Luapan di Simpenan, Sukabumi

JENTERANEWS.com  – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi pada Kamis lalu mengakibatkan banjir luapan di Kampung Citamiang, Desa Cidadap, pada hari Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. Ketinggian air yang cukup signifikan membuat lalu lintas di ruas jalan nasional Bagbagan-Kiara Dua sempat terhenti total.

Menurut laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, banjir terjadi akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Penyempitan di bawah gorong-gorong juga memperparah kondisi sehingga air meluap ke jalan raya.

Kemacetan panjang pun tak terhindarkan. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa harus berhenti total. Masyarakat bersama perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan petugas lainnya bahu-membahu membantu pengendara menyeberang titik banjir untuk menghindari kecelakaan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Sekitar pukul 17.15 WIB, air mulai surut dan lalu lintas kembali normal.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pendataan dan penanganan pascabanjir,” ujar Dandi Sulaeman.

Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama terjadinya banjir luapan ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, mengingat cuaca yang tidak menentu.

Sejumlah pihak telah terlibat dalam penanganan banjir di Kampung Citamiang, antara lain: Muspika Kecamatan Simpenan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Masyarakat

Saat ini, kondisi di lokasi banjir sudah berangsur normal. Air telah surut dan lalu lintas kembali lancar. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan deras masih bisa terjadi.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca