Menu

Mode Gelap

Jakarta · 10 Agu 2026 17:33 WIB

BGN Libatkan Guru dan Tenaga Kependidikan Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah


					Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers mengenai keterlibatan guru dan tenaga kependidikan dalam pengawasan serta edukasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah. Perbesar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers mengenai keterlibatan guru dan tenaga kependidikan dalam pengawasan serta edukasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.

JENTERANEWS.com — Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi melibatkan guru dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Keterlibatan para pendidik ini dinilai krusial untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan sekaligus menjadikan program tersebut sebagai sarana edukasi pola makan sehat dan pendidikan karakter bagi para siswa.
.
Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan edukasi sekaligus benteng terakhir (layer terakhir) dalam memastikan kelayakan makanan sebelum dikonsumsi oleh peserta didik.
“Bapak, ibu guru sebagai perannya kami mohon sebagai organoleptik yang terakhir,” ujar Sudaryono dalam keterangannya.
.

Tahapan Pengawasan Berlapis di Sekolah

.

Sudaryono menjelaskan bahwa pengujian keamanan makanan sebenarnya telah melewati beberapa tahapan berlapis sebelum akhirnya tiba di tangan siswa. Di tingkat sekolah, BGN menyiapkan petugas penanggung jawab atau Person in Charge (PIC) yang berasal dari tenaga kependidikan, seperti staf administrasi atau tata usaha (TU).
Dalam skema tersebut, sebanyak dua orang PIC ditugaskan untuk:
  • Menerima Pasokan Makanan: Mengambil dan menerima distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Melakukan Uji Organoleptik: Memeriksa fisik makanan secara menyeluruh melalui penglihatan (kondisi fisik), penciuman (aroma), dan pengecapan (rasa).
.
Jika dalam proses uji organoleptik ditemukan makanan yang tidak memenuhi standar kelayakan, BGN melarang keras makanan tersebut dibagikan kepada siswa.
“Manakala tidak memenuhi standar, maka tidak harus atau wajib hukumnya tidak diberikan kepada siswa. Jadi PIC itu adalah layer terakhir kedua yang memastikan menu makanan itu aman atau tidak,” tegas Sudaryono.
.

Penguatan Edukasi dan Pendidikan Karakter

Selain pengawasan teknis oleh PIC, BGN juga mendorong para guru untuk ikut mengonsumsi menu MBG bersama-sama dengan para siswa di kelas.
Menurut Sudaryono, kebiasaan makan bersama antara guru dan murid tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan tambahan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan pendidikan karakter, mengajarkan adab makan, serta membangun kesadaran akan pentingnya gizi seimbang sejak dini.(*)

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non-Subsidi per September 2026, Simak Rincian Lengkapnya

2 September 2026 - 09:19 WIB

BGN dan Kemenkeu Sinkronisasi Anggaran MBG, 80 Sekolah Swasta Mampu Bakal Dicoret dari Penerima

28 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi dan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kementerian Keuangan.

BGN Moratorium Pembukaan Dapur MBG Baru, Fokus Benahi Tata Kelola 27 Ribu Unit SPPG

26 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah, berkemeja biru) menyampaikan keterangan pers terkait kebijakan moratorium pembukaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) baru di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). Penundaan ini dilakukan untuk memprioritaskan pembenahan tata kelola pada 27.000 unit dapur yang sudah ada.

BGN Lakukan “Bersih-Bersih”: Ratusan Pegawai Diberhentikan dan 833 Dapur MBG Ditutup Permanen

18 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (tengah), didampingi oleh jajaran pejabat BGN lainnya, memberikan keterangan pers kepada media massa di Kantor BGN, Jakarta, Senin (27/7/2026). Sudaryono menjabarkan langkah-langkah tegas berupa pemecatan ratusan pegawai (non-ASN dan ASN) yang melanggar disiplin, serta penutupan permanen 833 dapur Makan Bergizi Gratis (SPPG) karena masalah standar operasional, terutama terkait higienitas dan sanitasi.

FSP Maritim Indonesia Bantah Isu Mogok Kerja Nasional Buruh TKBM, Pastikan Operasional Pelabuhan Kondusif

3 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSP Maritim Indonesia), Ujang Supriatin, SE., MP., MM., dengan gestur tangan mengepal yang melambangkan keyakinan dan persatuan organisasi, secara tegas membantah isu rencana mogok nasional buruh TKBM saat memberikan pernyataan resmi di Jakarta.

BGN Siapkan Portal Digital MBG: Orang Tua Bisa Cek Menu Harian dan Satuan Pelayanan Secara Real Time

27 Juli 2026 - 22:18 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) menyampaikan keterangan resmi terkait penyiapan portal digital Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta. Melalui sistem terintegrasi ini, masyarakat dan orang tua dapat memantau menu harian hingga lokasi dapur produksi secara real time.
Trending di Jakarta

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca