Menu ✖

Mode Gelap

News · 17 Okt 2024 21:52 WIB

Bocah 16 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Leuwi Catang Parungkuda saat Berenang Bersama Teman-temannya


					Jenazah Sahrul ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi berenang Perbesar

Jenazah Sahrul ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi berenang

JENTERANEWS.com – Nasib malang menimpa Sahrul Mustofa, seorang pelajar berusia 16 tahun, tewas setelah terbawa arus saat berenang bersama teman-temannya. Korban diduga tidak bisa berenang dengan baik, dan arus sungai yang deras menjadi penyebab utama kecelakaan ini.

Peristiwa tersebut terjadi terjadi di sungai Leuwi Catang, Kampung Cipanggulaan, RT 07/003 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Pada Kamis tanggal 17 Oktober 2024. Sekira pukul 14.00 Wib.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, M Ramdan, mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban tewas tenggelam saat sedang berenang bersama tujuh temannya.

Diduga Sahrul Mustofa berenang hingga ke tengah lalu terseret arus sungai. Teman-teman korban kemudian spontan berteriak minta tolong.

“Saksi mata kejadian tersebut adalah dua orang teman Sahrul, Awan dan Kakanda, yang berada di lokasi saat kejadian. Awan, yang baru berusia 8 tahun, menyaksikan dengan penuh kepanikan saat Sahrul terbawa arus. Kakanda yang lebih besar juga berusaha membantu, tetapi arus sungai terlalu kuat,” kata M Ramdan.

Proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan dengan melibatkan aparat setempat, termasuk Babinsa dan Babinmas.

“Setelah mendapat laporan dari saksi mata, tim pencari langsung melakukan tindakan untuk menemukan Sahrul. Masyarakat juga turut serta dalam pencarian ini, saling bekerja sama menghadapi situasi sulit ini,” paparnya.

Korban yang merupakan anak dari pasangan Aisyah, seorang ibu rumah tangga, dan Trianto, seorang wiraswasta ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

“Setelah satu setengah jam pencarian, jenazah Sahrul ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi berenang,” terangnya.

Dampak dari kejadian ini menciptakan kepedihan yang mendalam bagi keluarga Sahrul dan masyarakat di sekitarnya. .

“Yang pasti adanya kejadian ini, kita semua berduka,” ujar M Ramdan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 203 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca