Menu

Mode Gelap

Hukum · 25 Mar 2025 17:22 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Gencarkan Upaya Pencegahan HIV/AIDS, Edukasi Masif hingga ke Pelosok


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar memimpin rapat koordinasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Selasa (25/3). Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk mengintensifkan upaya pencegahan HIV/AIDS di wilayahnya. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memimpin rapat koordinasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Selasa (25/3). Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk mengintensifkan upaya pencegahan HIV/AIDS di wilayahnya.

JENTERANEWS.com – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan serangkaian program strategis untuk tahun 2025, dengan fokus utama pada upaya penanggulangan HIV/AIDS. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Sukabumi sekaligus Ketua KPA Kabupaten Sukabumi, H. Asep Japar, yang berkomitmen untuk mengintensifkan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit mematikan tersebut di wilayahnya.

Dalam pertemuan penting dengan seluruh jajaran pengurus KPA Kabupaten Sukabumi di Pendopo pada Selasa (25/3), Bupati Asep Japar menegaskan tekadnya untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat. “Kita coba masifkan sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS. Masuk ke sekolah-sekolah, hingga perkampungan untuk sosialisasi,” ujarnya dengan penuh semangat.

Langkah masif dalam sosialisasi ini bertujuan ganda. Selain untuk memberikan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat mengenai bahaya HIV/AIDS, juga untuk meningkatkan kesadaran akan cara-cara pencegahan yang efektif. Harapannya, tidak ada lagi kasus baru HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi, dan stigma serta diskriminasi terhadap para pengidap HIV/AIDS dapat dihilangkan. “Kita coba upayakan agar tidak ada lagi penderita HIV/AIDS. Sekaligus jangan ada diskriminatif kepada penderita HIV/AIDS,” tegas Bupati Asep.

Selain fokus pada pencegahan, Bupati Asep Japar juga memberikan apresiasi dan semangat kepada para pendamping Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Ia mengakui peran krusial para pendamping dalam memberikan dukungan dan motivasi kepada ODHA, yang secara signifikan berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. “Terus semangat. Kerja para pendamping sangat penting untuk membantu Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Ketua Harian I KPA Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi momen penting untuk memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh pegawai di lingkungan KPA Kabupaten Sukabumi. “Hadir di sini, salah satunya untuk mendapatkan arahan dan motivasi dari pak bupati,” pungkasnya.

Komitmen kuat dari Bupati Asep Japar dan jajaran KPA Kabupaten Sukabumi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi. Dengan edukasi yang merata dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat Sukabumi semakin sadar akan bahaya HIV/AIDS dan mampu mengambil langkah-langkah preventif yang tepat, serta memberikan dukungan penuh kepada mereka yang terdampak. Upaya masif ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari HIV/AIDS.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Razia Miras di Wilayah Utara Sukabumi, Polisi Sita 276 Botol Minuman Keras

30 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Petugas Satres Narkoba Polres Sukabumi mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal hasil razia di wilayah hukum Polres Sukabumi bagian utara, Sabtu (29/8/2026) malam. Barang bukti sebanyak 276 botol miras berbagai merek tersebut diperlihatkan di depan Pos Polisi Tol Bocimi sebelum diamankan lebih lanjut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK

29 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Sesosok Mayat Perempuan Bertato Ditemukan di Pantai Karang Hawu Sukabumi

28 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, didampingi anggota TNI dan tim terkait, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan sesosok jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan di tepi Pantai Karang Hawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) pagi. Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pedagang dalam posisi terlentang. Saat ini, jasad telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas dan penyebab kematiannya.

Skandal Video Asusila: Oknum Guru PPPK di Kalibunder Sukabumi Terancam Sanksi Pemecatan

28 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Diduga Terpengaruh Isu Santet, Pria di Palabuhanratu Penusuk Warga Ditangkap Polisi

28 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca