Menu

Mode Gelap

Bencana · 8 Mar 2025 12:54 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Wapres Tinjau Lokasi Bencana, Pastikan Relokasi Warga Terdampak Banjir


					Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar meninjau jembatan putus di Kampung Bojongkopo, Kecamatan Simpenan, Sabtu (8/3/2025). Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap bencana alam yang melanda wilayah tersebut Perbesar

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar meninjau jembatan putus di Kampung Bojongkopo, Kecamatan Simpenan, Sabtu (8/3/2025). Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap bencana alam yang melanda wilayah tersebut

JENTERANEWS.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, meninjau langsung dampak bencana alam yang melanda Kampung Bojongkopo, Kecamatan Simpenan, dan Kampung Gumelar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, pada Sabtu (8/3/2025). Kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam menangani bencana yang merusak infrastruktur dan permukiman warga.

Dalam tinjauannya, Wapres Gibran memastikan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah strategis untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, mengungkapkan bahwa jembatan Bailey akan segera dibangun sebagai solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen dimulai pada bulan April.

“Terkait jembatan di Bojongkopo, pemerintah akan segera membangun jembatan Bailey sebagai solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen yang direncanakan mulai setelah Lebaran,” ujar Diana.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam memulihkan wilayah terdampak banjir. Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan lahan relokasi bagi warga yang terdampak, terutama mereka yang tinggal di bantaran Sungai Cipalabuan.

“Arahan dari Pak Wapres hari ini adalah memastikan relokasi warga, pengerukan sungai, serta pelebaran bantaran Sungai Cipalabuan,” tutur Bupati Asep Japar.

Menurutnya, sedikitnya 145 rumah di Kampung Gumelar terdampak banjir bandang. Pemerintah berencana merelokasi mereka ke lokasi yang lebih aman.

“Saat ini, lahan relokasi masih dalam tahap kajian,” pungkasnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca