Menu

Mode Gelap

Hukum · 7 Apr 2025 08:00 WIB

Bupati Sukabumi Tegaskan Permintaan CSR ke UMKM oleh Pemdes Cisaat Keliru


					Bupati Sukabumi, Asep Japar, memberikan keterangan kepada awak media terkait kesalahan Pemdes Cisaat dalam meminta CSR kepada UMKM, Minggu (6/4/2024). Perbesar

Bupati Sukabumi, Asep Japar, memberikan keterangan kepada awak media terkait kesalahan Pemdes Cisaat dalam meminta CSR kepada UMKM, Minggu (6/4/2024).

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, Asep Japar, angkat bicara terkait surat permohonan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilayangkan Pemerintah Desa (Pemdes) Cisaat kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Surat yang sempat viral di media sosial ini menuai beragam respons dari masyarakat.

Asep Japar dengan tegas menyatakan bahwa permintaan bantuan CSR seharusnya tidak ditujukan kepada UMKM. Menurutnya, langkah yang diambil Pemdes Cisaat tersebut keliru dan perlu menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang di kemudian hari.

“Oh ya, salah. Ya, jangan ke UMKM. Iya, itu mungkin dilakukan karena lupa, atau mungkin tidak tahu,” ungkap Asep Japar kepada awak media usai menghadiri acara Halal Bihalal di Pendopo Sukabumi, Minggu (6/4/2024).

Dalam suasana Idulfitri, Bupati mengajak semua pihak untuk saling memaafkan. Ia berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah desa agar lebih bijak dan sesuai aturan dalam menjalankan tugas.

“Kita saling memaafkan saja, apalagi situasi hari ini kan masih suasana hari raya Idulfitri. Ya, mudah-mudahan dengan kesalahan itu bisa menjadikan pembelajaran untuk ke depannya,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Jumat (4/4/2025), Pemdes Cisaat telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kesalahan pengiriman surat permohonan CSR kepada sejumlah pelaku UMKM di wilayahnya. Pemdes mengakui kekeliruan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam permintaan tersebut.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan memicu diskusi mengenai etika dan prosedur pengajuan bantuan CSR. Masyarakat berharap agar pemerintah desa lebih cermat dan memahami aturan yang berlaku dalam pengelolaan dana CSR, sehingga tidak merugikan pelaku UMKM yang seharusnya menjadi mitra dalam pembangunan daerah.(*)

Laporan : Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca