Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Jan 2026 14:49 WIB

Cipta Kondisi Jelang Tahun Baru 2026, Polres Sukabumi Kota Musnahkan Ribuan Miras dan Knalpot Brong


					Jajaran pejabat Polres Sukabumi Kota bersama instansi terkait secara simbolis melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan tumpukan knalpot tidak standar (brong). Barang bukti ini merupakan hasil penyitaan dari berbagai kegiatan operasi kepolisian dalam rangka cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Sukabumi Kota. Perbesar

Jajaran pejabat Polres Sukabumi Kota bersama instansi terkait secara simbolis melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan tumpukan knalpot tidak standar (brong). Barang bukti ini merupakan hasil penyitaan dari berbagai kegiatan operasi kepolisian dalam rangka cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Sukabumi Kota.

JENTERANEWS.com – Menjelang pergantian tahun baru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota memusnahkan ribuan barang bukti hasil Operasi Rutin Kepolisian. Pemusnahan yang meliputi minuman keras (miras) dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) ini dilaksanakan di Terminal Tipe A Sukabumi, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi. Langkah ini diambil sebagai upaya cipta kondisi guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus langkah preventif dan represif menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tegas AKBP Rita Suwadi di lokasi kegiatan.

Dalam laporannya, Polres Sukabumi Kota mencatat adanya penurunan signifikan jumlah barang bukti miras yang disita dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 2.216 botol miras dari berbagai merek dan jenis dimusnahkan setelah memiliki kekuatan hukum tetap.

Angka ini menurun drastis jika disandingkan dengan data tahun 2024, di mana pihak kepolisian memusnahkan sekitar 3.430 botol.

Menurut AKBP Rita, penurunan angka ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan buah dari konsistensi penegakan hukum dan sinergitas lintas sektoral.

“Penurunan ini merupakan hasil dari konsistensi penegakan hukum, upaya pencegahan yang berkelanjutan, serta sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, tren positif ini terus berlanjut hingga Kota Sukabumi mencapai kondisi zero miras, selaras dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi tentang Miras Nol Persen yang menerapkan sanksi tegas bagi rantai distribusi mulai dari produsen hingga pengguna.

Selain fokus pada pemberantasan penyakit masyarakat berupa miras, Polres Sukabumi Kota juga memusnahkan 1.490 unit knalpot brong. Ribuan knalpot bising tersebut dihancurkan karena dinilai sangat mengganggu kenyamanan publik dan tidak memenuhi standar keselamatan berlalu lintas.

Kapolres menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong kerap menjadi pemicu gesekan sosial akibat kebisingan yang ditimbulkan. Oleh karena itu, pihaknya memastikan operasi penertiban akan terus dilakukan secara berkesinambungan.

“Kami akan konsisten melakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar demi menciptakan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas,” tambah Rita.

Menutup kegiatan tersebut, AKBP Rita Suwadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polres Sukabumi Kota, mulai dari para Kasat, Kapolsek, hingga personel di lapangan. Dedikasi mereka sepanjang tahun 2025 dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Sukabumi.(*)

Kor : Mardi

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca