Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Agu 2026 11:19 WIB

Diduga Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Cilubang Sukabumi


					Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sagaranten, Komando Rayon Militer (Koramil) Sagaranten, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidolog, dibantu warga setempat, saat berada di lokasi penemuan jasad seorang pria berinisial R (59) yang ditemukan tewas tergantung kain sarung di Jembatan Cilubang, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/8). Petugas tampak sedang melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tersebut. Perbesar

Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sagaranten, Komando Rayon Militer (Koramil) Sagaranten, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidolog, dibantu warga setempat, saat berada di lokasi penemuan jasad seorang pria berinisial R (59) yang ditemukan tewas tergantung kain sarung di Jembatan Cilubang, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/8). Petugas tampak sedang melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tersebut.

JENTERANEWS.com — Warga Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria paruh baya yang tewas dalam kondisi tergantung di Jembatan Cilubang, Rabu (12/8/2026). Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya akibat depresi yang dialaminya sejak lama.

.

Korban diketahui berinisial R (59), seorang warga Kampung Tegalega RT 004/RW 002, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog. Saat ditemukan, jasad korban dalam posisi tergantung pada tiang jembatan menggunakan sehelai kain sarung berwarna biru bermotif kotak-kotak yang terlilit di lehernya. Korban dievakuasi dalam keadaan mengenakan kaus lengan pendek berwarna hitam.

.

Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata bernama Rahman (60) pada pagi hari. Saat itu, Rahman hendak berangkat beraktivitas dan melewati Jembatan Cilubang yang merupakan akses vital penghubung antara Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog dengan Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten.

.

Saat mendekati jembatan, Rahman terkejut melihat sesosok tubuh manusia yang tergantung di konstruksi jembatan. Mendapati pemandangan tersebut, ia mengurungkan niatnya untuk melintas, memutar balik arah, dan segera memberitahukan warga sekitar. Warga yang berbondong-bondong datang untuk mengecek lokasi memastikan bahwa pria tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

.

Menerima laporan dari masyarakat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidolog bergerak cepat menuju lokasi. Camat Cidolog, Yusuf Suherlan, S.Kep., S.Ip., M.M., bersama personel dari Polsek Sagaranten dan Koramil 2211 Sagaranten langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

.

Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana B., S.H., mengonfirmasi adanya kejadian tersebut.

.

“Pihak kami menerima laporan terkait warga yang menemukan sosok pria diduga gantung diri di Jembatan Cilubang, wilayah Kampung Tegalega. Saya bersama Kanit Reskrim beserta anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban,” jelas AKP Suryana. Setelah penanganan di lokasi selesai, jajaran Forkopimcam bersama-sama menyambangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.
.
Pihak keluarga membenarkan identitas korban. Menantu korban, Rita Yani (32), memberikan keterangan kepada pihak kepolisian bahwa jasad yang ditemukan tersebut benar adalah ayah mertuanya, R (59).

.

Rita mengungkapkan bahwa pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti kapan korban keluar meninggalkan rumah. Namun, ia menyebutkan bahwa korban memang telah lama berjuang melawan depresi. Pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tragis ini dengan ikhlas sebagai sebuah musibah. Keluarga juga secara resmi menolak dilakukannya prosedur autopsi terhadap jenazah korban agar dapat segera disemayamkan dan dimakamkan dengan layak. Kasus ini untuk sementara tengah ditangani secara administratif oleh Polsek Sagaranten.(*)
[Aris Jampang]

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 178 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan

Diduga Curi Ponsel Pedagang Cuanki, Pria Bertato Diikat Warga di Tiang Lampu Jalan Ahmad Yani Sukabumi

1 September 2026 - 09:29 WIB

Kemenag Kota Sukabumi Tegaskan Ijazah Hak Akademik Siswa, Dilarang Ditahan Akibat Urusan Komite

1 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi, saat memberikan penegasan terkait larangan penahanan ijazah siswa di kantornya, Senin (31/8/2026).

Ngamuk hingga Rampas Ponsel Guru, Oknum Wartawan Pemeras Sekolah di Sukabumi Ternyata Pemakai Sabu

1 September 2026 - 08:59 WIB

Tangkapan layar dari video yang viral memperlihatkan oknum wartawan berinisial AS (46) saat sedang mengamuk dan mengacungkan jari telunjuknya ke arah kepala sekolah SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam sebuah rekaman video yang mendadak viral di media sosial.

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca