Menu ✖

Mode Gelap

News · 30 Mar 2022 07:44 WIB

Diduga Hendak Tawuran Belasan Pelajar di Sukabumi Diamankan Polisi


					0 D 640x358 watermark Rab 30032022 074028 Perbesar

0 D 640x358 watermark Rab 30032022 074028

JenteraNews – Tawuran pelajar kembali terjadi di Kota Sukabumi. tepatnya di Jalan Jalan R Syamsudin SH, Kelurahan/Kecamatan Cikole. Berutung aksi tidak terpuji mereka, berhasil dibubarkan warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi Selasa 29 Maret sekira pukul 14.00 WIIB, berawal saat sekelompok pelajar sedang nongkrong di lokasi kejadian. Kemudian datang kelompok pelajar SMP lainnya dan langsung terjadi keributan.
Keributan mereka mengundang perhatian warga sekitar bahkan ada beberapa warga yang merekam.

“Sepertinya sudah berjanjian untuk tauran di sini, awalnya ada beberapa pelajar nongkrong, kemudian datang pelajar SMP lainnya lalu terjadilah keributan,” kata salah satu warga, Ilyas

Tidak lama kemudian, anggota kepolisian datang dan langsung mengejar dan menyusuri gang yang diduga menjadi tempat pelarian para pelajar SMP tersebut. “ Ya, anggota polisi berhasil mengamankan beberapa pelajar,” bebernya.

Kapolsek Cikole, Kompol NR Subarna, mengatakan, ada 17 pelajar SMP diamankan diduga terlibat tawuran yang terjadi di jalan R Syamsudin SH, yakni dua sekolah di Kota Sukabumi dan satu sekolah di Kabupaten Sukabumi.

“Pada saat ditemukan tidak terlibat langsung tawuran, namun dari kami, dari polsek, alhamdulillah bisa menggagalkan tawuran tersebut. Dari hasil pemeriksaan memang ada sedikit janjian di media sosial,” kata Nanang

Mereka, kata Nanang, berasal dari tiga sekolah berbeda. Pelajar itu diamankan petugas patroli dari sebuah rumah yang dijadikan basecamp. Petugas tak menemukan senjata tajam dari para pelajar tersebut.

“Saat ditemukan, mereka lari ke arah sebuah rumah atau bisa dikatakan basecamp karena di jalan buntu,” tuturnya.

Dari belasan pelajar yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan perempuan.

Setelah meminta keterangan dari para pelajar tersebut, kata Nanang, petugas memanggil pihak sekolah berikut orangtua mereka. (*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca