Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Agu 2025 19:03 WIB

Diduga Ruang Perawatan Penuh, Balita 1 Tahun di Sukabumi Meninggal Dunia di IGD


					LOKASI KEJADIAN: Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu, Sukabumi. Di fasilitas kesehatan inilah balita Nadira (1) dirawat selama tiga hari tiga malam hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu (24/8/2025), diduga akibat tidak mendapat ruang rawat inap. Perbesar

LOKASI KEJADIAN: Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu, Sukabumi. Di fasilitas kesehatan inilah balita Nadira (1) dirawat selama tiga hari tiga malam hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu (24/8/2025), diduga akibat tidak mendapat ruang rawat inap.

JENTERANEWS.com – Kisah pilu datang dari RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Seorang balita bernama Nadira (1) mengembuskan napas terakhirnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) setelah berjuang melawan sakit selama tiga hari tiga malam, diduga karena tidak mendapatkan ruang rawat inap yang dilaporkan penuh.

Kabar duka ini menyebar luas setelah diungkap oleh Irwan, seorang relawan sosial asal Desa Loji, Kecamatan Simpenan, yang mendampingi keluarga. Menurutnya, tangis keluarga pecah saat Nadira dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

“Innalillahi, bayi itu sudah tiga hari tiga malam di IGD dan sore tadi meninggal. Harapan keluarga untuk mendapatkan ruang perawatan pupus karena pihak rumah sakit menyatakan ruangan penuh,” ungkap Irwan saat dihubungi wartawan, Minggu malam.

Irwan menjelaskan, Nadira, yang berasal dari Kampung Babakan Astana, Desa Loji, masuk ke IGD RSUD Palabuhanratu dalam kondisi kritis. Namun, upaya untuk memindahkannya ke ruang perawatan anak tidak kunjung berhasil.

Menurut penuturan keluarga kepada Irwan, kondisi kesehatan Nadira sempat menurun drastis sebelum dilarikan ke rumah sakit. Awalnya, Nadira hanya didiagnosis menderita batuk biasa oleh dokter.

“Keluarga sempat meminta bantuan, kondisinya kritis sampai membiru. Kata dokter sebelumnya hanya batuk biasa. Tapi setelah sempat dibawa pulang, kondisinya malah makin parah hingga dilarikan kembali ke rumah sakit,” jelas Irwan.

Selama tiga hari di IGD, keluarga terus berharap ada ruang perawatan yang tersedia agar Nadira bisa mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Namun, harapan itu tak pernah terwujud hingga akhirnya sang buah hati menyerah pada penyakitnya.

Kisah tragis yang menimpa Nadira ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai kapasitas dan pelayanan di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Palabuhanratu belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. (*)

Editor : Mia 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 149 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca