JENTERANEWS.com— Ketenangan dini hari warga Kampung Hegarmanah, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mendadak buyar oleh kobaran api. Sebuah rumah milik warga setempat dilaporkan mengalami kebakaran pada Senin (23/3/2026) dini hari, tepat pada pukul 00:10 WIB. Beruntung, kesigapan petugas dan warga berhasil mencegah si jago merah melahap seluruh bangunan.
Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, insiden kebakaran ini menimpa kediaman milik Bapak Endin Casmita yang berlokasi di RT 04 / RW 04, Desa Girijaya.
Dugaan sementara, titik api dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik. Kobaran api pertama kali terlihat membakar area pintu keluar bagian belakang rumah yang terhubung dengan dapur, sebelum akhirnya merambat dan menghanguskan kandang ayam serta bekas kandang kambing milik korban.
Merespons cepat situasi kedaruratan tersebut, P2BK Nagrak segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pos V Cibadak. Satu unit armada pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
“Proses pemadaman berlangsung cepat dan heroik. Selain upaya dari DPKP Pos V Cibadak, tingginya semangat gotong-royong dari warga sekitar bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Girijaya sangat membantu mempercepat penanganan di lapangan,” demikian kutipan dari laporan P2BK Nagrak.
Berkat sinergi dari seluruh unsur yang hadir, kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 01:00 WIB, kurang dari satu jam sejak insiden terjadi.
Pihak BPBD mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas ini. Saat ini, kondisi rumah korban telah aman dari potensi api susulan, dengan catatan kerusakan berada pada kategori sedang, khususnya di area dapur bagian belakang.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa instalasi kelistrikan di rumah masing-masing.(*)
Editor: Hamjah















