Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Jan 2026 22:01 WIB

Duka di Cisolok: Satu Wisatawan Bogor Ditemukan Meninggal, Tim SAR Terus Sisir Laut Cari Korban Kedua


					Tim SAR Gabungan bersama TNI dan petugas penjaga pantai saat mengumpulkan informasi dari rekan korban yang selamat di Pantai Sunset, Cisolok, Minggu (18/1/2026) siang. Operasi pencarian dilakukan segera setelah dua wisatawan asal Bogor dilaporkan terseret arus. Perbesar

Tim SAR Gabungan bersama TNI dan petugas penjaga pantai saat mengumpulkan informasi dari rekan korban yang selamat di Pantai Sunset, Cisolok, Minggu (18/1/2026) siang. Operasi pencarian dilakukan segera setelah dua wisatawan asal Bogor dilaporkan terseret arus.

JENTERANEWS.com – Operasi pencarian terhadap dua wisatawan asal Kabupaten Bogor yang hilang terseret arus di kawasan Pantai Sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu malam (18/1/2026), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Alfin Alfiandi (28) dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB di pesisir Pantai Karangpapak, tepatnya di area belakang Mapolsek Cisolok. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 500 meter dari titik awal kejadian (TKM) tempat korban dilaporkan terseret arus.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas gabungan untuk penanganan lebih lanjut.

“Satu dari dua korban telah kami temukan pada malam hari di sekitar pesisir Pantai Karangpapak. Setelah dilakukan proses evakuasi, jenazah langsung kami bawa ke RSUD Palabuhanratu untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Suryo dalam keterangannya, Minggu malam.

Meskipun satu korban telah ditemukan, operasi SAR belum berakhir. Tim gabungan masih berupaya keras mencari satu korban lainnya, yakni Angga Ardiansyah (30), yang hingga berita ini diturunkan statusnya masih dinyatakan hilang.

Suryo memaparkan strategi pencarian yang diterapkan timnya, yang mencakup penyisiran laut dan darat. “Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih 2 NM (Nautical Mile) dari lokasi kejadian, serta penyisiran sepanjang garis pantai sejauh kurang lebih 2 KM dari titik awal korban dilaporkan terseret arus,” jelasnya.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, antara lain Pos SAR Sukabumi, Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, P2BK BPBD Kecamatan Cisolok, Balawista Karanghawu, SAKA SAR, CIC Rescue, Sinergi Kemanusiaan, SARDA, serta dibantu oleh masyarakat sekitar dan keluarga korban.

Tragedi ini bermula pada Minggu pagi (18/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Tiga orang wisatawan dilaporkan sedang bermain air di bibir Pantai Sunset, tepatnya di belakang Villa Philita, Desa Karangpapak.

Berdasarkan laporan awal, diduga para korban tidak menyadari datangnya arus bawah yang kuat. Satu orang berhasil menyelamatkan diri dari seretan ombak, namun nahas bagi Alfin dan Angga yang terbawa arus hingga ke tengah laut.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan yang berlibur di kawasan pantai selatan Sukabumi untuk selalu waspada terhadap karakteristik ombak dan mematuhi rambu-rambu keselamatan yang ada.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca