JENTERANEWS.com – Geger penemuan mayat pria dengan kondisi tewas tergantung dalam sebuah kamar penginapan di kawasan objek wisata Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/09/2023).
Berawal dari petugas penginapan yang merasa curiga karena ada salah seorang tamu penginapan yang tak kunjung keluar kamar.
Pemilik penginapan Ade Harmoni Mengatakan, tamu tersebut sendirian dan mulai check in / masuk di kamar pada hari (kemaren) Selasa 26 September 2023 sore, namun dia tidak keluar-keluar.
“Bahkan tadi pagi hingga siang, Rabu, 27 September 2023, sekira pukul 17.20 WIB, tidak nampak ada aktivitas di kamarnya, karena penasaran akhirnya diperiksa (dilihat) melalui celah loster kamar mandi, walaupun kurang begitu jelas tapi terlihat ada seseorang yang tergantung di kamar mandi,” terang Ade.
Kemudian pihak penginapan lapor ke Pol Airud karena letak tepat berada di belakang Pos Pol juga lapor ke Polsek dan Pemdes Pangumbahan,” terang AD.
Selanjutnya Petugas sepakat untuk mendobrak pintu penginapan, dan bener saja korban ditemukan dalam posisi tergantung di kamar mandi kamar penginapan.
Di dalam kamar penginapan, petugas mendapati sejumlah barang berikut dokumen identitas, termasuk kartu keluarga.
Dari kartu keluarga korban merupakan FS Pria kelahiran Surabaya tahun 1971, dengan alamat Kampung Sindang Resmi, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara.
Namun dalam Kartu Keluarga terbaru, korban tercatat sebagai Warga Kampung Simpenan, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Ciracap, IPTU Dudung Masduki mengatakan pria tersebut berinisial FS (52 tahun) itu merupakan warga Kampung Simpenan Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
Menurut Kapolsek, pria tersebut tinggal di Purwasedar baru tiga bulan. Sebelumnya FS beralamat tinggal di Desa Bojongkerta Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Jampangkulon untuk dilakukan pemeriksaan.
“Latar belakang korban gantung diri masih dalam penyelidikan. Korban merupakan keturunan Cina dan sudah WNI, berdomisili di Kampung Simpenan, Desa Purwasedar,” tutupnya. (*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















