JENTERANEWS.com – Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit minibus terjadi di ruas jalan alternatif Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (30/1/2026). Sebuah Toyota Avanza berwarna perak dengan nomor polisi F 1104 VB dilaporkan terjun bebas ke dalam jurang sedalam tiga meter di Kampung Leuwipeuti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.40 WIB ini bermula ketika kendaraan yang membawa muatan kopi tersebut melintas di jalur alternatif yang dikenal sempit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa menegangkan ini.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, kecelakaan bermula saat mobil tersebut berpapasan dengan sepeda motor dari arah berlawanan. Kondisi jalan di lokasi kejadian memang tergolong sempit dengan lebar hanya berkisar 2,5 hingga 3 meter, yang diapit oleh parit drainase di salah satu sisinya.
“Saat itu saya berpapasan dengan mobil tersebut. Kami sama-sama mengambil jalur kiri untuk memberi ruang. Namun, mobil Avanza itu tampaknya terlalu minggir ke kiri sehingga roda belakangnya terperosok masuk ke parit,” ujar Miky yang saat kejadian sedang melintas menggunakan sepeda motor.
Upaya pengemudi untuk mengevakuasi ban dari parit justru menjadi awal petaka. Miky menuturkan, pengemudi diduga menekan pedal gas terlalu dalam untuk mengeluarkan roda yang tersangkut.
“Saya lihat dari kaca spion, mobil itu ngegas supaya rodanya keluar. Rodanya memang berhasil naik kembali ke aspal, namun setelah itu pengemudi sepertinya kehilangan kendali dan tidak sempat mengerem,” jelasnya.
Akibatnya, kendaraan justru meluncur tak terkendali ke arah kanan jalan, melewati bibir tebing, dan langsung terjun ke jurang dengan kontur kemiringan ekstrem yang mencapai lebih dari 90 derajat.
Miky yang menyadari mobil tersebut menghilang dari pandangan spionnya segera menghentikan motor dan berlari menuju lokasi.
“Pas saya lihat ke belakang, mobilnya sudah tidak ada. Saya turun dan lari memeriksa, ternyata mobil sudah berada di dasar jurang dengan posisi terbalik,” tuturnya.
Di dalam kendaraan tersebut terdapat seorang pengemudi dan dua penumpang perempuan yang diketahui sedang membawa muatan dus kopi menuju arah Nagrak. Sang sopir berhasil keluar lebih dulu dan menginformasikan keberadaan penumpang lain yang masih terjebak di dalam kabin.
Warga sekitar bersama petugas segera turun ke jurang untuk membantu proses evakuasi. “Alhamdulillah, semua selamat. Dua penumpang perempuan berhasil dievakuasi. Mereka membawa banyak dus kopi, katanya mau mengantar barang,” tambah Miky.
Meski mobil berakhir dalam posisi terbalik di dasar jurang, kerusakan pada kendaraan dilaporkan tidak terlalu parah. Petugas juga memastikan tidak ada fasilitas umum yang rusak akibat insiden ini.
Hingga berita ini diturunkan, mobil Toyota Avanza tersebut telah berhasil diangkat dari dasar jurang menggunakan bantuan mobil derek dari Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Sukabumi. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada saat melintasi jalur alternatif yang sempit, terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.(*)















