Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 31 Jan 2026 12:57 WIB

Hilang Kendali di Jalur Sempit, Toyota Avanza Terjun ke Jurang di Nagrak Sukabumi


					Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna perak terperosok ke dalam jurang sedalam tiga meter dengan posisi terbalik di Kampung Leuwipeuti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Seorang warga terlihat membantu proses evakuasi di lokasi kejadian, disaksikan oleh petugas kepolisian dan beberapa warga lainnya. Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintas di jalan alternatif yang sempit. Perbesar

Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna perak terperosok ke dalam jurang sedalam tiga meter dengan posisi terbalik di Kampung Leuwipeuti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Seorang warga terlihat membantu proses evakuasi di lokasi kejadian, disaksikan oleh petugas kepolisian dan beberapa warga lainnya. Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintas di jalan alternatif yang sempit.

JENTERANEWS.com – Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit minibus terjadi di ruas jalan alternatif Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (30/1/2026). Sebuah Toyota Avanza berwarna perak dengan nomor polisi F 1104 VB dilaporkan terjun bebas ke dalam jurang sedalam tiga meter di Kampung Leuwipeuti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.40 WIB ini bermula ketika kendaraan yang membawa muatan kopi tersebut melintas di jalur alternatif yang dikenal sempit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa menegangkan ini.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, kecelakaan bermula saat mobil tersebut berpapasan dengan sepeda motor dari arah berlawanan. Kondisi jalan di lokasi kejadian memang tergolong sempit dengan lebar hanya berkisar 2,5 hingga 3 meter, yang diapit oleh parit drainase di salah satu sisinya.

“Saat itu saya berpapasan dengan mobil tersebut. Kami sama-sama mengambil jalur kiri untuk memberi ruang. Namun, mobil Avanza itu tampaknya terlalu minggir ke kiri sehingga roda belakangnya terperosok masuk ke parit,” ujar Miky yang saat kejadian sedang melintas menggunakan sepeda motor.

Upaya pengemudi untuk mengevakuasi ban dari parit justru menjadi awal petaka. Miky menuturkan, pengemudi diduga menekan pedal gas terlalu dalam untuk mengeluarkan roda yang tersangkut.

“Saya lihat dari kaca spion, mobil itu ngegas supaya rodanya keluar. Rodanya memang berhasil naik kembali ke aspal, namun setelah itu pengemudi sepertinya kehilangan kendali dan tidak sempat mengerem,” jelasnya.

Akibatnya, kendaraan justru meluncur tak terkendali ke arah kanan jalan, melewati bibir tebing, dan langsung terjun ke jurang dengan kontur kemiringan ekstrem yang mencapai lebih dari 90 derajat.

Miky yang menyadari mobil tersebut menghilang dari pandangan spionnya segera menghentikan motor dan berlari menuju lokasi.

“Pas saya lihat ke belakang, mobilnya sudah tidak ada. Saya turun dan lari memeriksa, ternyata mobil sudah berada di dasar jurang dengan posisi terbalik,” tuturnya.

Di dalam kendaraan tersebut terdapat seorang pengemudi dan dua penumpang perempuan yang diketahui sedang membawa muatan dus kopi menuju arah Nagrak. Sang sopir berhasil keluar lebih dulu dan menginformasikan keberadaan penumpang lain yang masih terjebak di dalam kabin.

Warga sekitar bersama petugas segera turun ke jurang untuk membantu proses evakuasi. “Alhamdulillah, semua selamat. Dua penumpang perempuan berhasil dievakuasi. Mereka membawa banyak dus kopi, katanya mau mengantar barang,” tambah Miky.

Meski mobil berakhir dalam posisi terbalik di dasar jurang, kerusakan pada kendaraan dilaporkan tidak terlalu parah. Petugas juga memastikan tidak ada fasilitas umum yang rusak akibat insiden ini.

Hingga berita ini diturunkan, mobil Toyota Avanza tersebut telah berhasil diangkat dari dasar jurang menggunakan bantuan mobil derek dari Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Sukabumi. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada saat melintasi jalur alternatif yang sempit, terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.(*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Teror Dini Hari di Cibadak: Empat Pemuda Jadi Korban Serangan Brutal Orang Tak Dikenal

1 Februari 2026 - 12:22 WIB

Seorang pemuda, salah satu dari empat korban penyerangan brutal oleh kelompok tak dikenal di Kampung Longkrak Batas, Desa Pamuruyan, Cibadak, tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Sekarwangi pada Minggu (1/2/2026). Korban terlihat dengan tangan kanan yang diperban, didampingi oleh petugas keamanan dan kerabatnya. Insiden berdarah yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan para korban mengalami luka-luka akibat senjata tajam saat melintas di jalan yang gelap.

Peringatan Satu Abad NU: PCNU Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah

31 Januari 2026 - 21:16 WIB

Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E.S Mubarok, saat memberikan pidato dalam acara Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama di Sekretariat PCNU, Sabtu (31/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen NU untuk bersinergi dan menjadi garda terdepan pembangunan daerah.

Nasib Pilu Pengelola SPPG Sukabumi: Mobil Dipepet, Uang Gaji Relawan Rp191 Juta Melayang

31 Januari 2026 - 12:37 WIB

Anggota Polsek Sukaraja saat memeriksa kondisi ban mobil Honda Mobilio bernopol B 2211 UFG yang menjadi sasaran aksi pencurian modus gembos ban di Sukaraja, Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Dalam insiden ini, uang tunai Rp191 juta raib digasak pelaku.

Perkuat Respons Cepat, Pemkab Sukabumi Matangkan Implementasi Layanan Darurat 112

27 Januari 2026 - 17:54 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat memimpin rapat koordinasi rencana penerapan layanan Nomor Panggilan Darurat 112 di lingkungan Setda Kabupaten Sukabumi. Pemkab berkomitmen menghadirkan layanan ini sebagai solusi respons cepat penanganan kondisi darurat bagi masyarakat.

Ditinggal Pemilik ke Ladang, Rumah Warga di Waluran Sukabumi Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah

26 Januari 2026 - 15:36 WIB

Sejumlah petugas dari unsur Forkopincam, P2BK, Satpol PP, dan Pemerintah Desa meninjau langsung kondisi atap rumah warga yang hangus terbakar di Kp. Sukasirna, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Senin (26/1/2026). Kebakaran yang terjadi saat pemilik sedang di ladang ini diduga akibat korsleting listrik.

Simbol Peradaban Baru di Surade: Wabup Sukabumi Resmikan Masjid Ponpes Sirojul Ummah

24 Januari 2026 - 21:04 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Sabtu (24/1/2025). Peresmian ini turut disaksikan oleh Anggota DPR RI Zainul Munasichin dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dadang Hermawan.
Trending di Laporan: Awang Ruswandi