Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Jan 2026 09:30 WIB

Tegakkan Aturan SDA, Komisi I DPRD Sukabumi Sidak Izin Air Tanah di Cikembar


					Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan (tengah kanan), saat memberikan arahan dalam inspeksi mendadak terkait Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT) di kantor CV Hatchery Intan Jaya Abadi, Cikembar, Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini turut dihadiri unsur Muspika Cikembar dan Satpol PP guna memastikan kepatuhan industri terhadap regulasi sumber daya alam. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan (tengah kanan), saat memberikan arahan dalam inspeksi mendadak terkait Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT) di kantor CV Hatchery Intan Jaya Abadi, Cikembar, Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini turut dihadiri unsur Muspika Cikembar dan Satpol PP guna memastikan kepatuhan industri terhadap regulasi sumber daya alam.

JENTERANEWS.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi mulai memperketat pengawasan terhadap pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) oleh sektor industri di wilayahnya. Langkah tegas ini diawali dengan inspeksi mendadak (sidak) terkait Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT) di CV Hatchery Intan Jaya Abadi, Kecamatan Cikembar, Rabu (28/01/2026).

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I ini melibatkan jajaran Satpol PP, unsur Pemerintah Kecamatan Cikembar, serta Pemerintah Desa Parakanlima. Kehadiran lintas instansi ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi data perizinan tetap akurat mulai dari tingkat akar rumput hingga kabupaten.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, menegaskan bahwa pengawasan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memastikan seluruh pelaku usaha beroperasi di atas landasan hukum yang kuat. Menurutnya, kepatuhan perusahaan adalah kunci utama harmonisasi pembangunan daerah.

“Kita ingin seluruh perusahaan mengikuti peraturan yang ada. Semua harus taat hukum. Jika perusahaan taat aturan, Insya Allah akan membawa berkah; perusahaan maju karena didukung pemerintah, dan daerah pun mendapatkan haknya melalui pajak,” ujar Iwan di sela-sela peninjauan.

Dalam temuan di lapangan, terungkap bahwa salah satu hambatan utama bagi perusahaan dalam memperbarui dokumen adalah kendala teknis pada sistem Online Single Submission (OSS). Menanggapi hal tersebut, Iwan menyatakan bahwa DPRD siap mengambil peran sebagai fasilitator untuk menjembatani kesulitan pelaku usaha.

Pihaknya meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi untuk proaktif dalam memfasilitasi kendala sistemik tersebut agar proses legalitas perusahaan tidak terkatung-katung.

Meski mengedepankan pola pembinaan dan fasilitasi, Komisi I tidak menoleransi praktik nakal di lapangan. Beberapa modus pelanggaran yang menjadi sorotan di antaranya:

  • Keterlambatan perpanjangan izin yang disengaja.

  • Penggunaan sumur tambahan yang tidak dilaporkan (ilegal).

  • Ketidaksesuaian volume pengambilan air dengan izin yang diajukan.

Terkait sanksi, Iwan merujuk pada regulasi yang lebih tinggi, mengingat pengelolaan air tanah juga diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan tidak akan segan mendorong penegakan sanksi jika ditemukan pelanggaran fatal yang merugikan daerah dan lingkungan.

“Kami harapkan ada komunikasi harmonis antara perusahaan, pemerintah desa, dan kecamatan agar pengawasan ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)


Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi