Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 26 Jan 2026 15:36 WIB

Ditinggal Pemilik ke Ladang, Rumah Warga di Waluran Sukabumi Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah


					Sejumlah petugas dari unsur Forkopincam, P2BK, Satpol PP, dan Pemerintah Desa meninjau langsung kondisi atap rumah warga yang hangus terbakar di Kp. Sukasirna, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Senin (26/1/2026). Kebakaran yang terjadi saat pemilik sedang di ladang ini diduga akibat korsleting listrik. Perbesar

Sejumlah petugas dari unsur Forkopincam, P2BK, Satpol PP, dan Pemerintah Desa meninjau langsung kondisi atap rumah warga yang hangus terbakar di Kp. Sukasirna, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Senin (26/1/2026). Kebakaran yang terjadi saat pemilik sedang di ladang ini diduga akibat korsleting listrik.

JENTERANEWS.com – Peristiwa kebakaran melanda permukiman warga di wilayah Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/1/2026). Sebuah rumah tinggal di Kampung Sukasirna, RT 002 RW 01, Desa Mekar Mukti, dilaporkan terbakar saat sedang ditinggal pemiliknya beraktivitas.

Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Kobaran api diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek listrik (korsleting) di dalam rumah.

Kronologi kejadian bermula ketika suasana kampung sedang cukup lengang. Pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di tempat karena tengah bekerja di ladang. Asap tebal pertama kali disadari oleh tetangga korban yang curiga dengan situasi di rumah tersebut. Warga yang panik segera berupaya memadamkan api dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.

“Kebakaran terjadi dikarenakan korsleting listrik ketika pemilik rumah sedang bekerja di ladang. Tetangga yang mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 11.00 WIB,” tulis laporan resmi P2BK Waluran, Senin (26/1/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas ini. Pemilik rumah dan keluarga dinyatakan selamat. Namun, api sempat merusak bagian bangunan rumah, khususnya pada bagian atap.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Waluran langsung bergerak cepat melakukan peninjauan dan asesmen ke lokasi kejadian (TKM). Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah).

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah material genteng untuk perbaikan atap yang rusak,” tambah laporan tersebut.

Pasca kejadian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Waluran, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat desa dan masyarakat setempat bahu-membahu di lokasi kejadian untuk memastikan situasi kondusif. Cuaca di lokasi saat proses evakuasi dan pendataan terpantau cerah dan panas.

Saat ini, pihak P2BK Waluran telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk penanganan lebih lanjut serta pelaporan administrasi kejadian tersebut.(*)


Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).

Viral Dugaan ‘Child Grooming’: Guru SD di Sukabumi Dikecam Akibat Konten Romantisasi Siswi

7 Februari 2026 - 11:29 WIB

Ruslandi (kiri), oknum guru SD di Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani proses klarifikasi terkait konten videonya bersama seorang siswi yang viral dan menuai kecaman publik di media sosial.
Trending di Laporan: Awang Ruswandi