Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Mar 2026 19:43 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Nyalindung Sukabumi, Sebagian Bahu Jalan Provinsi Tertutup Material


					Kondisi longsor tebing di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (6/3/2026). Material tanah dan vegetasi terlihat runtuh menutupi sebagian bahu jalan provinsi akibat curah hujan tinggi. Petugas gabungan kini tengah berupaya melakukan pengerukan dan pembersihan lokasi. (Foto: Istimewa/Dokumen P2BK Nyalindung via Pusdalops BPBD Kab. Sukabumi) Perbesar

Kondisi longsor tebing di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (6/3/2026). Material tanah dan vegetasi terlihat runtuh menutupi sebagian bahu jalan provinsi akibat curah hujan tinggi. Petugas gabungan kini tengah berupaya melakukan pengerukan dan pembersihan lokasi. (Foto: Istimewa/Dokumen P2BK Nyalindung via Pusdalops BPBD Kab. Sukabumi)

JENTERANEWS.com  — Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana alam. Pada Jumat pagi (6/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, tebing bahu jalan provinsi di kawasan Kecamatan Nyalindung dilaporkan mengalami longsor akibat cuaca ekstrem.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, titik pergerakan tanah terjadi di Kampung Cipulus RT 007/RW 003, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung.

Runtuhan material tanah dari tebing tersebut terpantau menutup sebagian akses jalan provinsi. Meski demikian, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Ahmad, melaporkan bahwa insiden ini tidak sampai melumpuhkan mobilitas warga.

“Dampak hujan yang terus-menerus mengakibatkan tebing bahu jalan provinsi longsor dan menutup sebagian jalan. Namun, untuk arus lalu lintas dipastikan masih bisa berjalan dengan normal,” jelas Ahmad dalam laporannya, Jumat (6/3/2026).

Pihak BPBD juga memastikan tidak ada warga yang terancam maupun menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini. Tidak ada pula warga setempat yang harus dievakuasi atau mengungsi akibat longsor tersebut.

Merespons kejadian ini, petugas di lapangan langsung bergerak cepat. P2BK Nyalindung telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) PBJ Wilayah 2 Provinsi Jawa Barat untuk penanganan darurat.

Hingga berita ini diturunkan, proses normalisasi jalan tengah berlangsung. Petugas gabungan bersama pihak PU sedang melakukan pengerukan dan pembersihan material longsoran agar jalan dapat kembali dilalui secara optimal dan aman.

Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan perbukitan dan rawan longsor, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.(*)


Laporan: Oto

Editor Hamjah

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Bersama DPC K Sarbumusi, Kedepankan Suasana Dialogis dan Kekeluargaan

1 Mei 2026 - 16:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berdiri memegang mikrofon), tengah berdialog santai dengan para buruh yang tergabung dalam DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Santa Sea Waterpark, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan rekreasi untuk membangun sinergi yang harmonis.

Polres Sukabumi Kawal Ketat Keberangkatan 4.660 Buruh ke Monas pada Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026 - 14:18 WIB

PENGAWALAN MAY DAY: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, berbincang dengan perwakilan serikat buruh dari FSB KIKES KSBSI saat persiapan keberangkatan massa menuju Monas, Jakarta, di titik kumpul Exit Tol, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026: DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Hak Pekerja dan Harmonisasi Hubungan Industrial

1 Mei 2026 - 13:31 WIB

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).
Trending di Sukabumi