Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Kucir · 10 Mar 2024 12:10 WIB

Jelang Ramadhan Penjual Daging Dadakan Bermunculan Di Wilayah Sagaranten


					Penjual daging sapi dadakan di depan pasar Sagaranten Sukabumi. Perbesar

Penjual daging sapi dadakan di depan pasar Sagaranten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Menjelang bulan Ramadhan 1445 Hijriah penjual daging sapi dadakan bermunculan pada sejumlah titik di wilayah Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (10/3/2024).

Para pembeli pun berburu-buru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membuat masakan rendang guna memudahkan dalam makan sahur untuk puasa.

“Kami berjualan rutin di lokasi ini setiap tahunnya, biasanya dua hari menjelang masuknya bulan puasa maupun ketika akan memasuki lebaran,” kata pedagang daging sapi dadakan H.Kosih di depan pasar Sagaranten.

Baca Juga:   Pemdes Sagaranten Serahkan 300 Sertifikat Tanah Program PTSL Kepada Warga

Menurut dia pada dua hari menjelang Ramadhan daya beli masyarakat sangat tinggi. Hal itulah yang membuat dirinya beserta pedagang daging dadakan lain bermunculan seperti di Sagaranten.

“Tahun lalu, hanya dalam dua hari kami bisa menjual satu ekor hingga dua ekor sapi , tahun ini tentunya kita bia berharap lebih,” ucap dia.

Baca Juga:   Penuh Haru, Suasana Pisah Sambut Kepala Puskesmas Pabuaran

H. Kosih menyebutkan yang paling banyak dicari oleh warga adalah daging padat yang akan diolah menjadi rendang atau dendeng.

“Kami jual daging padat itu sekilo dengan harga Rp140 ribu, selain itu ada juga tulang yang dijual lebih murah perkilonya, ” terang H Kosih.

Untuk kebutuhan dagingnya, H Kosih, mengaku dari hasil ternak sendiri

“Kami memelihara sendiri karena kualitasnya lebih terjamin dan bisa dipertanggungjawabkan, kami juga suka jual beli sapi dari peternak di kampung,” kata dia.

Baca Juga:   Penuh Haru, Suasana Pisah Sambut Kepala Puskesmas Pabuaran

Sementara seorang pembeli warga Sagaranten, Yuyun, mengatakan bahwa daging saat ini merupakan kebutuhan pokok untuk menu sahur pertama di bulan puasa.

“Tidak lengkap rasanya kalau sahur pertama itu tidak dilengkapi menu rendang, bahkan mungkin itu sebagai sebuah harga diri,” kata dia. (*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Diduga Korsleting Listrik, 3 Rumah di Gegerbitung Terbakar

16 April 2024 - 19:49 WIB

Diduga Korsleting Listrik, 3 Rumah di Gegerbitung Terbakar

Sertu Ajidin Menghadiri Kegiatan Karya Bakti Kodim 0622 /Kabupaten Sukabumi Di Hari Pertama Di Desa Cikarang

15 April 2024 - 12:57 WIB

Sertu Ajidin Menghadiri Kegiatan Karya Bakti Kodim 0622 /Kabupaten Sukabumi Di Hari Pertama Di Desa Cikarang

Baurdata Koramil 0622-07/Jampang Tengah Pantau Arus Mudik Dan Wisata Setelah Hari Raya Iedul Fitri 1445 H

12 April 2024 - 12:43 WIB

Serda Rial Susanto Baurdata Koramil 0622-07/Jampang Tengah Pantau Kesiapan BBM Di SPBU

12 April 2024 - 11:49 WIB

Serda Rial Susanto Baurdata Koramil 0622-07/Jampang Tengah Pantau Kesiapan BBM Di SPBU

Bocah SD Di Cibitung Sagaranten Meninggal Tenggelam di Sungai Cibodas Saat Berenang Bersama Teman-temannya

9 April 2024 - 19:22 WIB

Bocah SD Di Cibitung Sagaranten Meninggal Tenggelam di Sungai Cibodas Saat Berenang Bersama Teman-temannya

Jaga warga Jelang Lebaran, Pemdes Sirnasari Patroli Beri Rasa Aman dan Nyaman Untuk Warga

9 April 2024 - 11:09 WIB

Jaga warga Jelang Lebaran, Pemdes Sirnasari Patroli Beri Rasa Aman dan Nyaman Untuk Warga
Trending di Laporan: Deni Kucir