Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Okt 2025 12:57 WIB

Kapal Nelayan “Setia Muda” Karam Dihantam Ombak di Perairan Ujunggenteng, Tekong Selamat Berkat Pertolongan Cepat


					Nelayan Ujunggenteng berupaya menderek perahu jenis fiber Perbesar

Nelayan Ujunggenteng berupaya menderek perahu jenis fiber "Setia Muda" yang karam setelah dihantam ombak besar di spot Bagalbatre, Rabu (8/10/2025). Berkat kesigapan nelayan sekitar, juru mudi perahu berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

JENTERANEWS.com – Perahu nelayan jenis fiber bernama “Setia Muda” dilaporkan karam setelah dihantam gelombang besar di perairan Ujunggenteng, tepatnya di spot Bagalbatre, pada Rabu pagi (8/10/2025). Beruntung, juru mudi atau tekong perahu berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang sigap merespons insiden tersebut.

Kecelakaan laut yang menimpa perahu milik Andis, warga Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Perahu tersebut dinakhodai oleh Darma, warga Desa Pasapen, Kecamatan Warungkiara. Berdasarkan keterangan, perahu berencana berlabuh ke Pantai Ujunggenteng untuk kegiatan penangkapan ikan setelah beranjak dari Pantai Palangpang.

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, membenarkan peristiwa nahas ini. Menurut Asep, insiden terjadi saat perahu hendak menepi untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).

“Sesampainya di dermaga Bagalbatre, perahu hendak masuk untuk mengisi BBM. Namun, karena nelayan itu tidak tahu jalan masuk ke pinggir pantai untuk bersandar, tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam bagian lambung, sehingga perahu karam,” jelas Asep Jeka saat dikonfirmasi hari yang sama.

Perahu yang tidak seimbang akibat hantaman ombak besar langsung terbalik dan karam. Namun, lokasi kejadian yang relatif dekat dengan pesisir, di mana sejumlah perahu nelayan lain sedang bersandar, menjadi kunci penyelamatan.

Melihat perahu “Setia Muda” karam, sejumlah nelayan di sekitar lokasi langsung bergerak cepat untuk memberikan pertolongan.

“Ada perahu yang spontan mendekat untuk menolong. Awak perahu (Darma) berhasil dievakuasi dengan selamat, dan perahu yang karam segera diderek ke tepi,” tambah Asep.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini mengakibatkan beberapa peralatan penangkapan ikan di atas perahu dilaporkan hilang terseret ombak. Sementara itu, badan perahu berhasil diselamatkan dan diderek ke daratan.

Menyikapi kejadian ini, Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh nelayan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca di laut tidak menentu.

“Kami terus mengingatkan para nelayan untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat melaut, serta selalu menggunakan alat keselamatan,” pungkasnya.(*)


Kor : Diki

Redaktur: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah

26 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman bersama jajaran kepala perangkat daerah mengikuti rapat koordinasi virtual terkait persiapan pembangunan Jembatan Leuwidinding di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/8/2026).

Semarak HUT Ke-81 RI: Setda Kabupaten Sukabumi Gelar Lomba Tradisional Guna Perkuat Sinergitas Pegawai

26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Ratusan peserta berbusana merah-putih yang meriah melakukan gerakan senam massal yang sinkron di halaman terbuka yang didekorasi dengan bendera hiasan, merayakan sebuah acara patriotik.

Badan Gizi Nasional Perketat Pengawasan Dapur SPPG: Terapkan Sif Dini Hari hingga Sidak via Zoom

26 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (tengah), memberikan keterangan usai melakukan inspeksi mendadak di salah satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. BGN kini memperketat pengawasan terhadap kepala dapur di seluruh SPPG, termasuk penerapan pengecekan kehadiran via konferensi video Zoom pada dini hari guna memastikan petugas selalu di tempat saat proses pengolahan makanan.

Kecelakaan Maut di Tanjakan Cisarakan Sukabumi: Diduga Rem Blong, Truk Terjun ke Jurang dan Tewaskan Satu Orang

26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

EVAKUASI KORBAN: Petugas gabungan dan tim SAR mengevakuasi jenazah pengemudi truk yang terperosok ke dalam jurang akibat rem blong di Tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/8/2026) malam. Insiden tunggal tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu penumpang luka-luka.

Wujudkan Program “Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga”, Polres Sukabumi Bangun Rutilahu bagi Korban Kebakaran di Nyalindung

26 Agustus 2026 - 12:12 WIB

WUJUD NYATA KEPEDULIAN POLRI: Penampakan fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang kini telah selesai dibangun menjadi hunian yang kokoh, rapi, dan sangat layak ditempati. Rumah ini menjadi bukti nyata implementasi semangat "Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga" yang dihadirkan oleh Polres Sukabumi untuk masyarakat terdampak musibah.

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca