Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 26 Mar 2025 19:17 WIB

Muskercab PCNU Sukabumi: Bupati Ajak Sinergi Wujudkan Sukabumi Mubarakah


					Kebersamaan dalam membangun Sukabumi: Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, dan Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok berfoto bersama usai acara Muskercab II. Sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan diharapkan terus terjalin. Perbesar

Kebersamaan dalam membangun Sukabumi: Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, dan Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok berfoto bersama usai acara Muskercab II. Sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan diharapkan terus terjalin.

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menutup Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi yang digelar di Pondok Pesantren Salafi Terpadu Darussyifa Al Fitroh Perguruan Islam Yaspida Sukabumi, Rabu (26/3). Dalam acara penutupan yang dihadiri oleh Wakil Bupati H. Andreas dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Muskercab yang dinilai sebagai momentum penting bagi PCNU Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, H. Asep Japar menekankan bahwa Muskercab II PCNU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi internal organisasi. Lebih dari itu, ia melihat forum ini sebagai wadah yang sangat relevan untuk membahas berbagai isu sosial dan kemasyarakatan yang tengah berkembang di Kabupaten Sukabumi.

“Muskercab ini pun bisa menjadi wadah yang relevan untuk membahas berbagai isu sosial dan kemasyarakatan,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asep Japar mengajak seluruh jajaran PCNU Kabupaten Sukabumi untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah. Kolaborasi yang kuat ini, menurutnya, akan menjadi kunci dalam mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

“Mari kita untuk terus bersinergi untuk mewujudkan Sukabumi yang mubarakah,” serunya penuh semangat.

Tak hanya itu, H. Asep Japar juga memohon doa dan dukungan dari seluruh ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sukabumi. Ia berharap doa restu tersebut dapat menjadi penyemangat dan kelancaran bagi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Andreas dalam mengemban amanah selama lima tahun ke depan.

“Mohon doa dan dukungan keluarga besar NU. Semoga kami bisa terus bersinergi dan perjalanan memimpin Kabupaten Sukabumi lima tahun ke depan lancar,” pintanya dengan tulus.

Menanggapi ajakan Bupati, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E.S Mubarok, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa PCNU siap memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kepemimpinan H. Asep Japar dan H. Andreas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sukabumi.

“NU siap berkontribusi untuk pemerintah. Insya Allah mubarakah akan dicapai,” tegas KH. E.S Mubarok.

Sebagai penutup acara, dilakukan penyerahan paket secara simbolis oleh Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas, menandai berakhirnya Muskercab II PCNU Kabupaten Sukabumi. Diharapkan, hasil dari musyawarah ini dapat menjadi pedoman dan langkah strategis bagi PCNU dalam menjalankan program-programnya serta semakin mempererat hubungan baik dengan pemerintah daerah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang lebih baik di masa mendatang.(*)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Ke-11, Sahkan Evaluasi APBD 2025 dan Bahas Status Legal Perumda Tirta Jaya

28 Juli 2026 - 19:25 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi H. Usep (kanan) memegang palu sidang didampingi Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna Ke-11 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (28/7/2026). Rapat tersebut membahas persetujuan hasil evaluasi APBD TA 2025 dan penyampaian pandangan umum fraksi terkait Raperda Perubahan Badan Hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda.

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

28 Juli 2026 - 06:38 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.
Trending di Sukabumi