Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 29 Agu 2025 14:25 WIB

Niat Antar Penumpang, Driver Ojol Asal Sukabumi Jadi Korban Salah Sasaran Kericuhan di Jakarta


					KORBAN SALAH SASARAN: Moh Umar Amarudin (30), pengemudi ojek online asal Sukabumi, yang menjadi korban saat terjadi kericuhan di Petamburan, Jakarta. Saat kejadian, ia sedang bekerja mengantarkan penumpang dan tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa. Perbesar

KORBAN SALAH SASARAN: Moh Umar Amarudin (30), pengemudi ojek online asal Sukabumi, yang menjadi korban saat terjadi kericuhan di Petamburan, Jakarta. Saat kejadian, ia sedang bekerja mengantarkan penumpang dan tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa.

JENTERANEWS.com – Nasib nahas menimpa Moh Umar Amarudin (30), seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Kampung Sukamukti, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Niatnya mencari nafkah di tengah kerasnya ibu kota berakhir tragis saat ia menjadi korban salah sasaran dalam kericuhan aksi unjuk rasa di kawasan Petamburan, Jakarta.

Kini, Umar tengah berjuang melawan luka parah di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Pelni, Jakarta.

Menurut penuturan sang kakak, Siti Nur Aisyah (31), adiknya yang saat itu sedang bekerja tiba-tiba ditarik dan dikeroyok karena dikira merupakan bagian dari massa aksi.

“Dia itu dikira ikut demo, padahal lagi nurunin penumpang terus ditarik. Dia kena pukul,” ujar Aisyah dengan nada pilu saat dihubungi pada Jumat (29/8/2025).

Luka Serius dan Penantian Keluarga

Akibat pengeroyokan brutal tersebut, Umar menderita sejumlah luka serius di sekujur tubuhnya. Keluarga yang berada di Sukabumi kini diliputi kecemasan mendalam seraya menanti kabar pasti mengenai kondisinya.

“Informasi awal yang kami terima, bagian rahangnya geser, ada keretakan di dada, dan tangannya patah,” jelas Aisyah. “Tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan rontgen dari dokter untuk memastikan kondisi pastinya.”

Keluarga semakin terpukul ketika sempat termakan kabar bohong yang beredar bahwa Umar telah meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob. Beruntung, informasi tersebut segera terkonfirmasi sebagai hoaks.

“Pastinya kami sangat sedih dan kaget, karena pertama dapat kabar meninggal. Ternyata itu hanya identitasnya saja yang mungkin dipakai atau tersebar,” tutur Aisyah.

Harapan untuk Keadilan

Moh Umar Amarudin telah merantau di Jakarta selama lima tahun terakhir, bekerja sebagai pengemudi ojol untuk menafkahi keluarganya di kampung. Ia tinggal di sebuah kontrakan di kawasan Slipi bersama adiknya.

Bagi keluarga besar, Umar dikenal sebagai pribadi yang baik. Sang ibu dan sepuluh saudaranya di Cikidang kini hanya bisa berdoa dan berharap yang terbaik untuk kesembuhannya. Di tengah ketidakpastian dan duka, mereka menyematkan satu harapan besar.

“Dia orang baik. Kami hanya berharap ada keadilan atas apa yang menimpanya,” tutup Aisyah lirih. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Bersama DPC K Sarbumusi, Kedepankan Suasana Dialogis dan Kekeluargaan

1 Mei 2026 - 16:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berdiri memegang mikrofon), tengah berdialog santai dengan para buruh yang tergabung dalam DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Santa Sea Waterpark, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan rekreasi untuk membangun sinergi yang harmonis.

Polres Sukabumi Kawal Ketat Keberangkatan 4.660 Buruh ke Monas pada Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026 - 14:18 WIB

PENGAWALAN MAY DAY: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, berbincang dengan perwakilan serikat buruh dari FSB KIKES KSBSI saat persiapan keberangkatan massa menuju Monas, Jakarta, di titik kumpul Exit Tol, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026: DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Hak Pekerja dan Harmonisasi Hubungan Industrial

1 Mei 2026 - 13:31 WIB

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.
Trending di Kabar Daerah