JENTERANEWS.com – Di tengah tantangan ketertiban umum yang semakin kompleks, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyerukan perubahan paradigma dalam penegakan aturan. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dan empati sebagai landasan utama bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjalankan tugasnya.
Seruan ini menjadi puncak amanatnya saat memimpin Apel Siaga Trantibumlinmas yang digelar di Halaman Kantor Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/7). Apel ini sekaligus menjadi momen khidmat untuk memperingati HUT Ke-75 Sat Pol PP dan HUT Ke-63 Satlinmas tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.
Mengusung tema “Satpol PP dan Satlinmas Siap Mendukung Implementasi Penyelenggaraan Trantibum dalam Mendukung Asta Cita,” kegiatan ini menjadi ajang refleksi mendalam atas peran strategis kedua institusi tersebut dalam mewujudkan kondisi daerah yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
Sekda Ade Suryaman, yang bertindak sebagai komandan apel, secara terbuka mengakui adanya resistensi dari sebagian masyarakat terhadap kehadiran Satpol PP, khususnya dari para pelaku usaha yang belum patuh aturan dan pedagang kaki lima. Menurutnya, citra arogan harus segera ditinggalkan dan diganti dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan rasa kemanusiaan.
“Kehadiran Satpol PP adalah untuk menata, bukan untuk menyakiti. Oleh karena itu, saya tekankan, selalu kedepankan pendekatan yang humanis, penuh empati, serta tetap berada dalam koridor hukum dan norma yang berlaku di masyarakat,” ujar Ade Suryaman dengan tegas.
Ia menjelaskan bahwa tugas-tugas seperti penertiban baliho liar, pengamen jalanan, hingga penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) harus dilakukan secara terukur, profesional, dan tidak melanggar hak asasi manusia. Tujuannya adalah menciptakan ruang publik yang beradab tanpa menimbulkan luka.
Tidak hanya menyoroti Satpol PP, Sekda juga memberikan perhatian khusus pada peningkatan kapasitas Satlinmas sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat. Mengacu pada Permendagri No 26 Tahun 2020, ia mengingatkan para kepala desa akan perannya sebagai Kepala Satuan Tugas Linmas di wilayahnya masing-masing.
“Satlinmas adalah aset penting kita. Mereka adalah mata dan telinga pemerintah di tingkat paling bawah,” tegasnya. “Mereka memiliki potensi besar dalam deteksi dini kejahatan, penanganan awal bencana, evakuasi, hingga pelayanan di dapur umum. Namun, semua itu tidak akan optimal tanpa bekal pengetahuan dan pelatihan yang memadai.”
Untuk itu, Sekda mendorong agar perangkat desa turut mendukung penuh penyiapan fisik dan mental para anggota Satlinmas agar selalu siap sedia menghadapi berbagai potensi gangguan ketertiban dan bencana.
Peringatan HUT ini, lanjut Sekda, harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Ia berharap semangat pengabdian Satpol PP dan Satlinmas terus tumbuh, dilandasi profesionalisme dan integritas yang tinggi untuk melayani masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi dan untuk memeriahkan acara, Sekda Ade Suryaman juga berkesempatan menyerahkan berbagai hadiah kepada para pemenang lomba yang telah digelar sebelumnya dalam rangkaian peringatan HUT ke-75 Satpol PP. Acara ditutup dengan semangat baru untuk mewujudkan Sukabumi yang lebih tertib, aman, dan humanis.(*)
Reporter: Awang
Redaktur: Mia















