Menu

Mode Gelap

Bencana · 16 Agu 2025 10:30 WIB

Pohon Lapuk Tumbang di Sukabumi, Timpa Satu Keluarga dan Masjid Sekolah


					KERUSAKAN FASILITAS SEKOLAH: Kondisi kanopi masjid SMPN 8 Kota Sukabumi yang ambruk setelah tertimpa pohon Albasiah yang tumbang pada Jumat petang (15/8/2025). Tidak ada korban jiwa di area sekolah dalam insiden ini. Perbesar

KERUSAKAN FASILITAS SEKOLAH: Kondisi kanopi masjid SMPN 8 Kota Sukabumi yang ambruk setelah tertimpa pohon Albasiah yang tumbang pada Jumat petang (15/8/2025). Tidak ada korban jiwa di area sekolah dalam insiden ini.

JENTERANEWS.com -Seluruh korban selamat dan hanya mengalami luka ringan setelah dievakuasi ke rumah sakit. BPBD menyebut pohon Albasiah sudah mati dan milik warga.

Sebuah pohon Albasiah yang sudah lapuk tumbang secara tiba-tiba di depan SMPN 8 Kota Sukabumi, Jalan Sudajayahilir, Kecamatan Citamiang, pada Jumat petang (15/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden ini menyebabkan satu keluarga yang tengah melintas tertimpa dan merusak kanopi masjid di lingkungan sekolah.

Peristiwa nahas tersebut menimpa seorang ayah bersama dua anaknya yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka tidak sempat menghindar saat pohon setinggi 20 meter itu roboh melintang ke jalan.

Salah seorang guru SMPN 8 Kota Sukabumi, Imam Husodo, yang berada di lokasi kejadian menuturkan bahwa ia mengetahui peristiwa tersebut setelah dihubungi oleh kepala sekolah.

“Saya tahu pas ditelepon kepala sekolah, ada kabar pohon tumbang mengenai kanopi masjid. Kejadiannya sekitar jam 5 sore,” ujar Imam.

Ia juga membenarkan adanya pengendara motor yang menjadi korban. Namun, saat ia tiba, para korban sudah dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. “Motor korban yang rusak diamankan di pos satpam,” jelasnya.

Informasi terkini mengenai kondisi para korban membawa kelegaan. Menurut Saepul, guru SMPN 8 lainnya, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa seluruh korban dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah informasinya dari polisi, kondisinya selamat. Hanya si bapak yang mengalami luka ringan karena pohon menimpa bagian depan motor, sementara anaknya tidak kenapa-napa,” ungkap Saepul.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, menjelaskan penyebab utama insiden tersebut. Menurutnya, pohon Albasiah berdiameter 40 sentimeter itu memang sudah dalam kondisi tidak layak.

“Pohon Albasiah tersebut memang kondisinya sudah mati dan lapuk. Berdasarkan informasi, pohon itu milik pribadi warga,” ujar Novian.

Petugas BPBD yang tiba di lokasi segera melakukan proses evakuasi. Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.49 WIB menunjukkan material pohon telah berhasil disingkirkan dari badan jalan menggunakan gergaji mesin, dan arus lalu lintas kembali normal. Namun, kerusakan pada kanopi masjid sekolah terlihat cukup parah akibat tertimpa batang pohon.

“Alhamdulillah, material pohon sudah dapat dievakuasi oleh petugas diban tu warga sekitar,” pungkas Novian. (*)

Editor : Mia


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca