JENTERANEWS.com -Seluruh korban selamat dan hanya mengalami luka ringan setelah dievakuasi ke rumah sakit. BPBD menyebut pohon Albasiah sudah mati dan milik warga.
Sebuah pohon Albasiah yang sudah lapuk tumbang secara tiba-tiba di depan SMPN 8 Kota Sukabumi, Jalan Sudajayahilir, Kecamatan Citamiang, pada Jumat petang (15/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden ini menyebabkan satu keluarga yang tengah melintas tertimpa dan merusak kanopi masjid di lingkungan sekolah.
Peristiwa nahas tersebut menimpa seorang ayah bersama dua anaknya yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka tidak sempat menghindar saat pohon setinggi 20 meter itu roboh melintang ke jalan.
Salah seorang guru SMPN 8 Kota Sukabumi, Imam Husodo, yang berada di lokasi kejadian menuturkan bahwa ia mengetahui peristiwa tersebut setelah dihubungi oleh kepala sekolah.
“Saya tahu pas ditelepon kepala sekolah, ada kabar pohon tumbang mengenai kanopi masjid. Kejadiannya sekitar jam 5 sore,” ujar Imam.
Ia juga membenarkan adanya pengendara motor yang menjadi korban. Namun, saat ia tiba, para korban sudah dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. “Motor korban yang rusak diamankan di pos satpam,” jelasnya.
Informasi terkini mengenai kondisi para korban membawa kelegaan. Menurut Saepul, guru SMPN 8 lainnya, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa seluruh korban dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah informasinya dari polisi, kondisinya selamat. Hanya si bapak yang mengalami luka ringan karena pohon menimpa bagian depan motor, sementara anaknya tidak kenapa-napa,” ungkap Saepul.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, menjelaskan penyebab utama insiden tersebut. Menurutnya, pohon Albasiah berdiameter 40 sentimeter itu memang sudah dalam kondisi tidak layak.
“Pohon Albasiah tersebut memang kondisinya sudah mati dan lapuk. Berdasarkan informasi, pohon itu milik pribadi warga,” ujar Novian.
Petugas BPBD yang tiba di lokasi segera melakukan proses evakuasi. Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.49 WIB menunjukkan material pohon telah berhasil disingkirkan dari badan jalan menggunakan gergaji mesin, dan arus lalu lintas kembali normal. Namun, kerusakan pada kanopi masjid sekolah terlihat cukup parah akibat tertimpa batang pohon.
“Alhamdulillah, material pohon sudah dapat dievakuasi oleh petugas diban tu warga sekitar,” pungkas Novian. (*)
Editor : Mia















