Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jan 2026 12:00 WIB

Pulang Peringatan Isra Mikraj, Warga Ciomas Jampangtengah Dikejutkan Kobaran Api yang Lahap Rumah Lansia


					Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Tagana saat meninjau puing-puing sisa kebakaran rumah tinggal di Kampung Ciomas, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/1/2026). Perbesar

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Tagana saat meninjau puing-puing sisa kebakaran rumah tinggal di Kampung Ciomas, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/1/2026).

JENTERANEWS.com – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal di Kampung Ciomas RT 017/004, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa dini hari (6/1/2026). Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, tepat saat warga sekitar baru saja membubarkan diri dari kegiatan peringatan Isra Mikraj.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali diketahui oleh warga yang melintas sepulang dari acara keagamaan tersebut. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah yang dihuni oleh dua orang tersebut.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Jampangtengah, Iman Sulaeman, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa rumah tersebut dihuni oleh seorang lansia bernama Ibu Uju (65) dan putrinya, Ibu Rinawati (45).

“Kronologi bermula sekira pukul 02.30 WIB. Warga yang kebetulan baru pulang dari peringatan Isra Mikraj melihat api sudah menyala besar di rumah korban. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Iman dalam laporan tertulisnya, Selasa (6/1/2026).

Meskipun tidak ada korban luka maupun korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat kondisi rumah yang ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh warga dan petugas sekitar pukul 03.00 WIB.

Diketahui, salah satu penghuni rumah, yakni Ibu Rinawati, memiliki kondisi kesehatan khusus (gangguan kejiwaan). Saat ini, kedua korban yang terdiri dari 2 Kepala Keluarga (KK) tersebut terpaksa mengungsi karena tempat tinggal mereka tidak lagi bisa ditempati.

“Dampak kerusakan sangat parah, rumah habis terbakar. Kebutuhan mendesak saat ini adalah bantuan pembangunan kembali rumah serta kebutuhan pokok sehari-hari pasca bencana bagi korban,” tambah Iman.

Pasca kejadian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jampangtengah bergerak cepat. Petugas gabungan yang terdiri dari Tagana, Pemerintah Desa Bantarpanjang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kecamatan, Puskesmas Jampangtengah, dan petugas PLN langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas juga telah memberikan imbauan kepada warga setempat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di waktu dini hari.(*)


Kor: Fajar

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca