Menu

Mode Gelap

Hukum · 8 Apr 2025 09:30 WIB

Ratusan Warga Sukabumi Tertipu Tabungan Hari Raya, Kerugian Capai Rp1 Miliar


					Rismawati (31), salah satu korban penipuan tabungan hari raya, memberikan keterangan kepada pihak kepolisian di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (7/4/2025). Ratusan warga lainnya juga mengalami kerugian akibat aksi penipuan ini. Perbesar

Rismawati (31), salah satu korban penipuan tabungan hari raya, memberikan keterangan kepada pihak kepolisian di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (7/4/2025). Ratusan warga lainnya juga mengalami kerugian akibat aksi penipuan ini.

JENTERANEWS.com – Ratusan warga Sukabumi menjadi korban penipuan dan penggelapan dana tabungan hari raya (tahara) yang dikelola oleh seorang perempuan berinisial DSR (38). Para korban yang merasa dirugikan hingga total Rp1 miliar, kembali mendatangi Mapolres Sukabumi Kota pada Senin, 7 April 2025, untuk memberikan bukti tambahan kepada pihak kepolisian.

Rismawati (31), salah satu korban yang juga bertindak sebagai agen perekrutan anggota tahara, mengungkapkan bahwa lebih dari 300 orang menjadi korban dalam kasus ini. Ia dan korban lainnya masih terus mencari keberadaan DSR yang menghilang setelah membawa kabur uang tabungan.

“Kami dipanggil sebagai saksi untuk memberikan keterangan tambahan. Namun, keberadaan pelaku masih simpang siur, ada informasi di Bandung, ada juga yang menyebut di Batam,” ujar Rismawati. Ia berharap Polres Sukabumi Kota dapat segera menangkap pelaku dan menuntaskan kasus ini.

Rismawati menceritakan bahwa awalnya tidak ada gelagat mencurigakan dari DSR. Pada Lebaran tahun sebelumnya, DSR membagikan tabungan dan parsel sembako kepada para anggota dengan lancar. Namun, menjelang Idulfitri tahun ini, DSR menghilang tanpa jejak.

“Kami sudah ikut program tabungan ini selama empat tahun, dan sebelumnya selalu lancar. Itu sebabnya kami percaya dan mengajak teman-teman untuk ikut menabung dalam jumlah yang lebih besar,” jelas Rismawati.

Ia mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dengan DSR terjadi beberapa hari sebelum Lebaran, saat menanyakan jadwal pembagian tabungan. Setelah itu, rumah DSR ditemukan kosong saat didatangi.

Program tahara ini telah berjalan selama lima tahun, dengan sistem setoran bulanan dan pembagian hasil dalam bentuk uang tunai serta parsel sembako. Setiap anggota menyetor dengan nominal yang bervariasi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus ini. Namun, mereka berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku.(*)

Laporan: Denny Nurman

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi