Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Des 2025 00:37 WIB

Sempat Lumpuh Total, Jalur Provinsi Sukabumi–Purabaya Mulai Dibuka Terbatas Pasca Longsor di Nyalindung


					Kondisi arus lalu lintas di ruas Jalan Provinsi Sukabumi–Purabaya, kawasan Pasir Salam, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, yang tersendat akibat material longsor, Minggu (28/12/2025). Para pengendara tampak ekstra hati-hati saat melintasi permukaan jalan yang licin dan berlumpur. Perbesar

Kondisi arus lalu lintas di ruas Jalan Provinsi Sukabumi–Purabaya, kawasan Pasir Salam, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, yang tersendat akibat material longsor, Minggu (28/12/2025). Para pengendara tampak ekstra hati-hati saat melintasi permukaan jalan yang licin dan berlumpur.

JENTERANEWS.com – Akses lalu lintas di ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Sukabumi dan Purabaya, tepatnya di Kampung Ciubrug (Kawasan Pasir Salam), Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, mulai berangsur pulih pada Minggu malam (28/12/2025).

Sebelumnya, jalur vital ini sempat lumpuh total akibat tertutup material longsor setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material tanah bercampur lumpur dengan ketebalan mencapai 40 sentimeter menutup seluruh badan jalan, sehingga memutus akses kendaraan dari kedua arah.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (PU), personel TNI dari Koramil setempat, Kepolisian, serta dibantu oleh warga sekitar, langsung diterjunkan ke lokasi. Upaya pembersihan awal dilakukan secara intensif menggunakan peralatan manual guna membuka akses secepat mungkin.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian pada pukul 21.00 WIB, akses jalan yang semula tertutup total kini telah dibuka secara terbatas. Petugas memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai antrean kendaraan.

Baik kendaraan roda dua maupun roda empat diperbolehkan melintas secara bergantian. Namun, para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati mengingat kondisi permukaan jalan yang masih licin akibat sisa material lumpur. Beberapa kendaraan pun terlihat harus ekstra hati-hati saat melintasi tanjakan di area terdampak.

Kapolsek Nyalindung, IPTU Sopian, yang memimpin pengamanan di lokasi menjelaskan bahwa meski jalan sudah bisa dilalui, upaya pembersihan belum selesai sepenuhnya. Pihaknya masih menunggu kedatangan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material longsor yang cukup tebal.

“Alat berat saat ini masih dalam perjalanan dari arah Cibadak menuju lokasi. Upaya evakuasi terus kami lakukan agar jalan bisa segera berfungsi optimal. Mudah-mudahan malam ini akses bisa kembali normal sepenuhnya,” ujar IPTU Sopian di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan melanjutkan pembersihan sisa material longsor guna menjamin keselamatan pengguna jalan.(*)

Kor : Herman

Editor Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca