Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 28 Agu 2026 21:21 WIB

Skandal Video Asusila: Oknum Guru PPPK di Kalibunder Sukabumi Terancam Sanksi Pemecatan


					Skandal Video Asusila: Oknum Guru PPPK di Kalibunder Sukabumi Terancam Sanksi Pemecatan Perbesar

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tengah melakukan pemeriksaan internal secara intensif terhadap seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial D. Oknum guru yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Kalibunder tersebut diduga kuat terlibat dalam sebuah skandal video asusila.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan pelanggaran moral dan disiplin tersebut. Saat ini, proses pendalaman kasus tengah berlangsung secara hierarkis.

“Terkait laporan tersebut, BKPSDM telah mendalami. Sesuai ketentuan aturan disiplin yang berlaku, terlapor yang merupakan seorang ASN saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan disiplin oleh atasan langsung di unit kerja tempatnya bertugas,” jelas Ganjar pada Jumat (28/8).

Lebih lanjut, Ganjar memaparkan prosedur penanganan kasus disiplin aparatur sipil negara. Hasil pemeriksaan awal dari atasan di unit kerja terkait akan diserahkan secara resmi kepada BKPSDM. Dokumen laporan tersebut nantinya akan menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah untuk membentuk tim khusus dugaan pelanggaran disiplin.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh D dinilai bersinggungan langsung dengan kewajiban dan larangan yang tertuang secara tegas dalam Kontrak Perjanjian Kerja PPPK. Sesuai dengan regulasi, setiap ASN diwajibkan untuk menjunjung tinggi kehormatan negara dan pemerintah, menjaga martabat profesi, serta menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap maupun tindakan, baik di dalam maupun di luar jam kedinasan.

Apabila hasil penyelidikan dan sidang disiplin menyatakan yang bersangkutan terbukti melanggar klausul kontrak dan kode etik ASN, ancaman sanksi berat menanti oknum guru tersebut. “Ancaman sanksi beratnya berupa pemutusan hubungan perjanjian kerja,” tegas Ganjar.

Di luar ranah etik birokrasi, kasus ini juga telah memasuki ranah hukum pidana. Skandal ini mencuat setelah dilaporkan secara resmi ke Polres Sukabumi oleh seorang warga berinisial LR yang berdomisili di Kampung Sinar Mekar, Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder.

LR merupakan suami sah dari seorang perempuan berinisial S, yang diduga kuat merupakan lawan main oknum guru D di dalam video asusila tersebut. Laporan polisi dibuat setelah LR menemukan rekaman video tindakan asusila antara istrinya dengan D, yang kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti utama.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BKPSDM Kabupaten Sukabumi menegaskan belum ada keputusan final terkait sanksi pemecatan karena tahapan pemeriksaan internal masih berjalan. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan resmi dari pihak berwenang dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.(*)

Laporan (Ijus)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sesosok Mayat Perempuan Bertato Ditemukan di Pantai Karang Hawu Sukabumi

28 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, didampingi anggota TNI dan tim terkait, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan sesosok jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan di tepi Pantai Karang Hawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) pagi. Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pedagang dalam posisi terlentang. Saat ini, jasad telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas dan penyebab kematiannya.

Diduga Terpengaruh Isu Santet, Pria di Palabuhanratu Penusuk Warga Ditangkap Polisi

28 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Cetak 100 SIM Palsu via Facebook Beromzet Rp70 Juta, Pria di Sukabumi Diringkus Polisi

28 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Diduga Akibat Kompor Gas, Sebuah Warung di Sagaranten Sukabumi Terbakar Habis

28 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Personel Polsek Sagaranten menunjuk sisa-sisa bangunan warung sembako yang terbakar habis di Kampung Ciputat, Desa Puncakmanggis, Sagaranten, Sukabumi, pada Kamis (27/8/2026). Kebakaran yang diduga dipicu kompor gas tersebut menghanguskan seluruh bangunan berukuran 4x7 meter dan isinya, mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta. Warga setempat turut menyaksikan proses peninjauan lokasi tersebut.

Dorong Kemandirian UMKM, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan Alat Produksi di Cikakak dan Palabuhanratu

26 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Pose kepalan tangan oleh lima orang, termasuk pejabat pemerintah berseragam PNS dan warga, dalam acara penyerahan bantuan peralatan kuliner. Terlihat berbagai peralatan dapur komersial baja tahan karat seperti panci besar dan blender yang ditumpuk di atas kotak karton di depan sebuah bangunan beton ekspos. Seorang wanita berhijab ungu di tengah memegang dokumen resmi pemerintah, sementara pejabat dan warga lainnya melakukan pose kepalan tangan. Peralatan tersebut mencakup panci berukuran diameter 45 CM. Di latar belakang, terdapat pintu kayu dan jendela dengan bingkai kuning serta tanaman hias dalam pot.

Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah

26 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman bersama jajaran kepala perangkat daerah mengikuti rapat koordinasi virtual terkait persiapan pembangunan Jembatan Leuwidinding di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/8/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca