JENTERANEWS.com – Program Studi Diploma III Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukabumi tengah menjalani asesmen lapangan oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan tahapan krusial dalam upaya peningkatan mutu akademik dan peraihan akreditasi unggul.
Ketua Program Studi D3 Keperawatan, Yeni Yulianti, menjelaskan bahwa persiapan matang telah dilakukan jauh hari sebelumnya, termasuk penyiapan dokumen pendukung akreditasi berbasis budaya mutu. “Kami telah mempersiapkan dokumen-dokumen penting seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), laporan mata ajar, dan dokumen lainnya. Meskipun sebelumnya dikelola secara digital, kami juga menyediakan dokumen fisik untuk memudahkan pemeriksaan tim asesor,” ungkap Yeni. Persiapan dokumen fisik ini bahkan telah dimulai sejak setahun lalu untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dengan standar akreditasi.
Sejak evaluasi akreditasi terakhir pada tahun 2020, Prodi D3 Keperawatan telah melakukan serangkaian perbaikan signifikan, termasuk peninjauan visi dan misi, penambahan koleksi buku perpustakaan, dan peningkatan fasilitas laboratorium yang mendukung visi prodi, yaitu unggul dalam bidang Keperawatan Gawat Darurat Terintegrasi.
Yeni juga memaparkan visi Prodi D3 Keperawatan STIKes Sukabumi, yaitu “Menghasilkan lulusan Ahli Madya Keperawatan yang unggul dalam bidang Keperawatan Gawat Darurat Terintegrasi yang berkontribusi dalam pembangunan nasional pada tahun 2028.” Visi ini didukung oleh misi yang meliputi penyelenggaraan pendidikan dengan sumber daya memadai, pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat, pembentukan lulusan beretika dan unggul, serta pembangunan suasana akademik dan kerjasama dengan berbagai pihak.
Salah satu keunggulan Prodi D3 Keperawatan adalah pembekalan tiga sertifikat bagi mahasiswa, yaitu BTLS (Basic Trauma Life Support), ACLS (Advanced Cardiovascular Life Support), dan TOEFL. Sertifikasi ini membekali lulusan dengan kompetensi di bidang kegawatdaruratan dan mendukung karir di tingkat internasional. Selain itu, fasilitas laboratorium dan perpustakaan kampus juga terus ditingkatkan untuk mendukung pembelajaran dan penelitian.
Ketua STIKes Sukabumi, Iwan Permana, menegaskan bahwa asesmen lapangan ini merupakan bagian dari upaya mencapai akreditasi unggul. “Kami berharap dapat meningkatkan status dari ‘Baik Sekali’ menjadi ‘Unggul.’ Namun, fokus utama kami bukan hanya pada nilai, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kuantitas di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Dukungan moral dan material diberikan secara penuh, termasuk motivasi bagi tim dan pemenuhan sarana prasarana pembelajaran, peningkatan fasilitas laboratorium, serta pengembangan SDM. STIKes Sukabumi juga berkomitmen untuk memperluas jejaring internasional guna meningkatkan daya serap lulusan di kancah global.
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, STIKes Sukabumi optimis dapat meraih akreditasi unggul dan terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di tingkat global.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















