Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 1 Feb 2026 12:22 WIB

Teror Dini Hari di Cibadak: Empat Pemuda Jadi Korban Serangan Brutal Orang Tak Dikenal


					Seorang pemuda, salah satu dari empat korban penyerangan brutal oleh kelompok tak dikenal di Kampung Longkrak Batas, Desa Pamuruyan, Cibadak, tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Sekarwangi pada Minggu (1/2/2026). Korban terlihat dengan tangan kanan yang diperban, didampingi oleh petugas keamanan dan kerabatnya. Insiden berdarah yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan para korban mengalami luka-luka akibat senjata tajam saat melintas di jalan yang gelap. Perbesar

Seorang pemuda, salah satu dari empat korban penyerangan brutal oleh kelompok tak dikenal di Kampung Longkrak Batas, Desa Pamuruyan, Cibadak, tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Sekarwangi pada Minggu (1/2/2026). Korban terlihat dengan tangan kanan yang diperban, didampingi oleh petugas keamanan dan kerabatnya. Insiden berdarah yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan para korban mengalami luka-luka akibat senjata tajam saat melintas di jalan yang gelap.

JENTERANEWS.com – Keheningan malam di Kampung Longkrak Batas, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak pecah oleh jeritan kepanikan. Minggu dini hari (1/2/2026), sebuah insiden berdarah menimpa empat orang pemuda yang tengah melintas di kawasan tersebut. Tanpa peringatan, mereka menjadi sasaran amuk sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang menggunakan senjata tajam.

Peristiwa nahas ini bermula ketika keempat korban, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Ciambar, Parungkuda, dan Nagrak, sedang dalam perjalanan pulang usai menghabiskan waktu malam minggu. Di tengah perjalanan, mereka bermaksud berhenti sejenak untuk mengisi bahan bakar. Namun, langkah mereka terhenti di ruas jalan yang gelap dan minim penerangan.

Secara tiba-tiba, segerombolan orang muncul dari arah yang tidak terduga dan langsung menghadang laju kendaraan korban. Situasi berubah kacau dalam hitungan detik.

Tanpa basa-basi, para pelaku melancarkan serangan membabi buta. Menggunakan senjata tajam, pelaku mengayunkan senjata ke arah korban yang saat itu tidak memiliki persiapan untuk membela diri.

AL (18), salah satu korban yang menderita luka sobek di bagian lengan kanan, menuturkan betapa cepatnya insiden itu berlangsung. Ia menggambarkan serangan tersebut terjadi dalam situasi yang sangat mencekam dan membingungkan.

“Semuanya terjadi sangat cepat. Kami langsung diserang tanpa ada peringatan atau percakapan sebelumnya. Kami hanya bisa melindungi diri seadanya,” ungkap AL dengan nada masih syok.

Kondisi jalan yang gelap gulita menambah kepanikan. Para korban kesulitan mengidentifikasi wajah para pelaku maupun memastikan jumlah mereka secara pasti. Namun, IS (18), korban lainnya, memastikan bahwa pelaku berjumlah banyak.

“Mereka datang beramai-ramai. Dalam hitungan detik sudah terjadi penyerangan. Kami tidak sempat mengenali siapa mereka karena gelap dan panik,” ujar IS.

Di tengah luka dan rasa sakit, keempat pemuda tersebut berhasil meloloskan diri dari kepungan pelaku untuk mencari pertolongan. Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut segera memberikan bantuan dan melarikan para korban ke RSUD Sekarwangi Cibadak guna mendapatkan perawatan medis intensif.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik penyerangan brutal ini masih menjadi misteri. Belum diketahui apakah ini merupakan aksi pembegalan, tawuran antar-kelompok, atau murni aksi teror jalanan.

Pihak kepolisian setempat kini tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan. Aparat sedang mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP) serta memburu identitas para pelaku yang meresahkan warga Sukabumi tersebut. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur-jalur rawan pada jam-jam rawan kejahatan.(*)


Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Peringatan Satu Abad NU: PCNU Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah

31 Januari 2026 - 21:16 WIB

Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E.S Mubarok, saat memberikan pidato dalam acara Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama di Sekretariat PCNU, Sabtu (31/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen NU untuk bersinergi dan menjadi garda terdepan pembangunan daerah.

Hilang Kendali di Jalur Sempit, Toyota Avanza Terjun ke Jurang di Nagrak Sukabumi

31 Januari 2026 - 12:57 WIB

Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna perak terperosok ke dalam jurang sedalam tiga meter dengan posisi terbalik di Kampung Leuwipeuti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Seorang warga terlihat membantu proses evakuasi di lokasi kejadian, disaksikan oleh petugas kepolisian dan beberapa warga lainnya. Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintas di jalan alternatif yang sempit.

Nasib Pilu Pengelola SPPG Sukabumi: Mobil Dipepet, Uang Gaji Relawan Rp191 Juta Melayang

31 Januari 2026 - 12:37 WIB

Anggota Polsek Sukaraja saat memeriksa kondisi ban mobil Honda Mobilio bernopol B 2211 UFG yang menjadi sasaran aksi pencurian modus gembos ban di Sukaraja, Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Dalam insiden ini, uang tunai Rp191 juta raib digasak pelaku.

Perkuat Respons Cepat, Pemkab Sukabumi Matangkan Implementasi Layanan Darurat 112

27 Januari 2026 - 17:54 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat memimpin rapat koordinasi rencana penerapan layanan Nomor Panggilan Darurat 112 di lingkungan Setda Kabupaten Sukabumi. Pemkab berkomitmen menghadirkan layanan ini sebagai solusi respons cepat penanganan kondisi darurat bagi masyarakat.

Ditinggal Pemilik ke Ladang, Rumah Warga di Waluran Sukabumi Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah

26 Januari 2026 - 15:36 WIB

Sejumlah petugas dari unsur Forkopincam, P2BK, Satpol PP, dan Pemerintah Desa meninjau langsung kondisi atap rumah warga yang hangus terbakar di Kp. Sukasirna, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Senin (26/1/2026). Kebakaran yang terjadi saat pemilik sedang di ladang ini diduga akibat korsleting listrik.

Simbol Peradaban Baru di Surade: Wabup Sukabumi Resmikan Masjid Ponpes Sirojul Ummah

24 Januari 2026 - 21:04 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Sabtu (24/1/2025). Peresmian ini turut disaksikan oleh Anggota DPR RI Zainul Munasichin dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dadang Hermawan.
Trending di Laporan: Awang Ruswandi