Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 28 Des 2025 12:42 WIB

Terungkap, Wisatawan Tewas di Karanghawu Ternyata Imigran Afghanistan, Polisi Temukan Petunjuk dari Motor Sewaan


					Jenazah Nazari Nasrullah, WNA asal Afghanistan yang menjadi korban tenggelam di Pantai Karanghawu, saat berada di RSUD Palabuhanratu sebelum diserahkan kepada pihak Imigrasi dan UNHCR. Perbesar

Jenazah Nazari Nasrullah, WNA asal Afghanistan yang menjadi korban tenggelam di Pantai Karanghawu, saat berada di RSUD Palabuhanratu sebelum diserahkan kepada pihak Imigrasi dan UNHCR.

JENTERANEWS.com – Teka-teki mengenai identitas wisatawan tanpa tanda pengenal (Mr. X) yang tewas tenggelam di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terpecahkan.

Pihak kepolisian memastikan korban adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Afghanistan yang berstatus sebagai pengungsi atau imigran di bawah naungan UNHCR. Korban diketahui bernama Nazari Nasrullah, kelahiran tahun 1992.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, melalui Kasat Reskrim Iptu Hartono, mengonfirmasi hasil identifikasi tersebut pada Minggu (28/12/2025).

“Korban tenggelam diketahui atas nama Ahmad atau Nasrullah. Setelah identitas terkonfirmasi, jenazah korban langsung diserahterimakan kepada pihak terkait,” ujar Iptu Hartono kepada awak media.

Titik terang identitas korban bermula dari kerja keras tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi. Penyelidikan intensif dilakukan pascakejadian laka laut pada Sabtu (27/12/2025).

Petunjuk utama didapatkan setelah polisi menemukan satu unit sepeda motor Honda PCX berwarna putih dengan nomor polisi B 5692 TMO yang terparkir tak bertuan di sekitar lokasi kejadian.

“Polisi menemukan jejak kendaraan korban berupa motor jenis Honda PCX. Diduga kendaraan tersebut dia sewa dari kawasan Cakung, Jakarta,” ungkap Hartono.

Saat bagasi motor diperiksa, petugas menemukan telepon seluler milik korban. Dari penelusuran lebih lanjut, diketahui korban berkendara seorang diri dari arah Bogor menuju Pantai Karanghawu. Polisi kemudian berhasil menghubungi pemilik rental motor yang mengenali wajah penyewa.

“Pemilik motor mengenali korban karena sering meminjam motornya. Berdasarkan keterangan saksi yang mengenalnya, korban sudah tinggal di Indonesia sejak tahun 2014,” jelas Hartono.

Mengingat status korban sebagai pencari suaka, proses pemulasaraan jenazah melibatkan pihak imigrasi dan lembaga internasional.

“Yang bersangkutan tadi malam kita serahkan ke pihak Imigrasi, dan selanjutnya dari Imigrasi diserahkan ke UNHCR sebagai perwakilan keluarga,” tegas Hartono.

Terkait penyebab insiden, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan bahwa kejadian ini murni kecelakaan akibat kelalaian korban yang tidak mematuhi rambu keselamatan.

“Korban murni kecelakaan usai terbawa arus karena berenang melewati tanda bahaya yang telah dipasang,” pungkas Kapolres.

Menyikapi kejadian ini, Polres Sukabumi semakin mengintensifkan patroli pantai dan memastikan pemasangan bendera merah sebagai tanda batas aman berenang tetap terpasang di titik-titik rawan. Kapolres mengimbau seluruh wisatawan untuk mematuhi arahan petugas lapangan demi keselamatan bersama.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Sudaryono Tegaskan Pengelolaan Program Makan Bergizi Harus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

31 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono ketika menyampaikan penjelasan terkait prioritas komoditas dan strategi stabilisasi harga dalam program Makan Bergizi (MBG).

Lima Pejabat Desa Cihamerang Sukabumi Mundur Massal Imbas Polemik Anggaran Pematangan Lahan

31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Kandang Ternak Tak Lagi Aman, Gelombang Pencurian Resahkan Warga Sinarbentang Sukabumi

30 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Jaga Kondusivitas Palabuhanratu, Polres Sukabumi Rangkul Komunitas Angkutan Umum

30 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Suasana penuh keakraban saat Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi merangkul pengemudi angkot di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat terkait Kamtibmas.

Longsor Terjang Nyalindung Sukabumi: TPT Halaman Rumah Warga Ambruk, Material Sempat Tutup Jalan Desa

30 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) halaman rumah warga yang ambruk di Kampung Cikupa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026). Material longsoran sempat menutup akses jalan desa sebelum akhirnya dibersihkan melalui kerja bakti oleh warga bersama unsur gabungan.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Gudang Miras Oplosan di Citamiang, Ratusan Botol dan 75 Liter Cairan Diamankan

30 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Barang bukti berupa 198 botol minuman beralkohol berbagai merek, 83 botol miras oplosan, dan 75 liter miras oplosan dalam galon yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan pelaku berinisial H di kawasan Jalan Otista, Citamiang.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca